PANGANDARAN, RADSIK – Jumlah minimarket di Kabupaten Pangandaran semakin menjamur setelah dilonggarkannya aturan perizinan. Analis Kebijakan Ahli Madya Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pangandaran Salimin mengatakan, saat ini tidak ada lagi batasan bagi perizinan minimarket sejak adanya UU Cipta Kerja.

“Jadi tidak ada batasan lagi, bebas membangun asal ada Nomor Induk Brusaha (NIB),” tuturnya kepada Radar Jumat (19/8/2022). Kata dia, pemmbangunan minimarket tersebut hanya diatur jaraknya sesuai dengan Permendag Nomor 23 Tahun 2021.

“Jadi di sana diatur bahwa jarak antar minimarket ini harus 200 meter, sementara jarak dari pasar tradisional harus 300 meter,” ujarnya.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: