59 Puisi Karya Hikmat Gumelar Dibedah dalam Bincang Buku di Universitas Siliwangi

Hikmat juga mengatakan,  untuk bisa memperkaya diksi ia kerap mengisi Teka-Teki Silang (TTS) bersama istrinya. Disiapkannya kamus KBBI dan Tesaurus untuk bisa menerjemahkan kosa kata baru yang mereka temukan.

“Dari satu kata, beberapa kata, saya pilih. Hemat saya, puisi itu lahir dari kuasa. Bagaimana kita melakukan askestime. Dan proses itu menyeluruhkan kepingan-kepingan diri kita. Buat saya terutama, puisi itu proses berkomunikasi dengan diri sendiri,” pungkasnya. (*)

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *