CIHIDEUNG, RADSIK – Wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang digulirkan pemerintah pusat diharapkan menempuh analisis lebih luas. Terhadap setiap sektor dan beragam aspek yang bakal terimbas kebijakan tersebut.

Aktivis Mahasiswa Kota Tasikmalaya Mochamad Aminudin menuturkan, pengurangan subsisdi BBM mendesak dilakukan. Dampaknya sudah jelas, terhadap kenaikan harga bahan kebutuhan pokok. “Saya menuntut pemerintah harus melakukan dampak analisis risiko terhadap sektor yang terkena langsung,” ujarnya kepada Radar, Senin (29/8/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: