Ia berharap sinergi antara KPAID dan Kemenag dapat diwujudkan melalui program nyata, terutama dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada tenaga pendidik, pengelola madrasah, pondok pesantren, siswa, serta seluruh pihak yang berada di lingkungan pendidikan.
“Semoga pertemuan ini menjadi awal sinergitas dalam menciptakan sekolah ramah anak di Kabupaten Tasikmalaya, terutama di lingkungan pondok pesantren dan madrasah,” ujarnya. (yfi)
