“Kami datang untuk silaturahmi dan meminta masukan. Beliau tokoh yang punya pengalaman panjang,” tutur Budi.
Ia mengaku banyak mendapat arahan, terutama soal konsistensi dalam memberi manfaat kepada masyarakat dan menjaga eksistensi partai.
“Amanat beliau jelas, kami harus terus hadir dan memberi manfaat. Itu yang akan kami jalankan,” tambahnya.
Baca Juga:Besok Rabu Uji Coba ASN di Kota Tasikmalaya ke Kantor Naik Sepeda, Jalan Kaki atau Kendaraan Listrik Work From Cafe: Rahasia Tetap Produktif di Tengah Suasana Santai
Pertemuan ini menjadi semacam “alarm halus” bagi PAN Kota Tasikmalaya. Pesannya tak lagi soal kursi, melainkan soal sikap: politik tak cukup dijalani, tapi harus diperjuangkan dengan keberanian dan kerja nyata. (rezza rizaldi)
