RADARTASIK.ID – Keyakinan bahwa Inter Milan akan meraih Scudetto musim ini semakin menguat.
Jurnalis senior Italia, Sandro Sabatini, menilai kemenangan dramatis 4-3 atas Como menjadi bukti nyata bahwa Nerazzurri sudah berada di jalur juara.
Dalam kolom editorialnya di Calciomercato, Sabatini menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sinyal kuat bahwa gelar juara hampir pasti kembali ke Milan.
Baca Juga:Inter Kalahkan Como 4-3, Fabregas: Selamat, Hari Ini Mereka Memenangkan ScudettoPresiden Napoli Minta FIFA dan UEFA Bayar Rp17 Miliar Jika Pemainnya Dipanggil Timnas Sebulan
“Inter menang dan mulai ‘memegang’ Scudetto. Empat gol ke gawang Como, sama seperti di pertemuan pertama. Dan keunggulan sembilan poin atas Napoli membuat gelar semakin dekat,” tulis Sabatini.
Menurutnya, bahkan jadwal pertandingan yang relatif mudah sekalipun tidak lagi menjadi faktor penentu.
Kini, hanya hitungan matematika yang secara teknis masih menunda kepastian gelar. Namun secara realistis, Scudetto sudah berada dalam genggaman Inter.
“Ini bukan lagi sekadar kemungkinan virtual, tapi sudah menjadi kenyataan. Hanya tim yang benar-benar sadar akan kekuatannya yang mampu meraih kemenangan seperti ini,” lanjutnya.
Sabatini juga memberikan analisis tajam terhadap performa individu para pemain Inter.
Ia menyoroti penurunan performa Alessandro Bastoni yang dinilainya bukan karena tekanan eksternal, melainkan murni persoalan teknis dan taktis.
“Dalam beberapa bulan terakhir, Bastoni bukan lagi dirinya yang dulu. Ia terlihat kehilangan fokus, terutama saat gol Nico Paz,” ulasnya.
Baca Juga:Como Tak Pernah Kalahkan Inter, Fabregas: Kami Besok Datang untuk MenangBenarkah Andy Robertson Akan Gabung AC Milan Usai Tinggalkan Liverpool?
“Keputusan pelatih untuk menggantinya di babak kedua terbukti tepat, karena masuknya Carlos Augusto langsung memperbaiki situasi,” lanjutnya.
Di sisi lain, pujian tinggi diberikan kepada Denzel Dumfries yang tampil luar biasa. Bek asal Belanda itu menjadi kunci kebangkitan Inter lewat dua gol pentingnya.
“Dumfries tampil spektakuler, bermain di seluruh area lapangan. Golnya membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan. Itu adalah momen all-in Inter menuju Scudetto,” ungkap Sabatini.
Performa Nicolo Barella juga mendapat sorotan positif. Ia dinilai semakin berkembang, terutama dalam mengatur tempo permainan di babak kedua.
Sementara Hakan Calhanoglu diapresiasi atas perannya dalam meredam Nico Paz, meski tidak sepenuhnya berhasil menghentikan talenta muda Argentina tersebut.
