Persoalan MBG Harus Dievaluasi, Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya: Pengelolaannya Masih Carut Marut

Pengelolaan MBG
Komisi IV bersama tiga elemen masyarakat saat rapat dengar pendapat soal evaluasi pengelolaan dan izin dapur MBG di ruang Serbaguna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Senin (13/4/2026). (Diki Setiawan/Radartasik.id)
0 Komentar

Sebagai tindak lanjut, Komisi IV akan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait, baik yang memiliki tanggung jawab teknis maupun kebijakan di daerah. Komisi IV juga akan memfasilitasi pertemuan dengan Satgas MBG di bawah Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesra bersama dinas terkait.

Langkah evaluasi akan dimulai dari pengumpulan data dan pemetaan permasalahan, termasuk meminta Korwil SPPI untuk menyiapkan data menyeluruh terkait dapur MBG.

Pendataan tersebut mencakup jumlah dapur MBG di Kabupaten Tasikmalaya, status perizinan seperti pembangunan, SLHS, IPAL, serta legalitas lainnya.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Termasuk data mana saja yayasan yang menaungi dapur MBG tersebut dan data dapur MBG yang menurut masyarakat harus dievaluasi,” tambah dia.

Selain itu, Komisi IV juga menyoroti persoalan menu makanan yang tidak sesuai standar, masalah IPAL, hingga penumpukan dapur MBG di satu lokasi.

Koordinator SEMATA Ahmad Nazmudin menyampaikan organisasinya merupakan wadah elemen masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan.

“Untuk menyamakan pemahaman sehingga keberadaan kami dapat terlibat secara aktif dalam pembangunan dan pendampingan di daerah dan nasional,” katanya.

Ia menegaskan, SEMATA meminta evaluasi menyeluruh terhadap program MBG di Kabupaten Tasikmalaya, termasuk penguatan koordinasi antar Satgas dan SPPI.

“Termasuk evaluasi masalah dapur MBG baik menu, perizinan dan lainnya,” tambah dia.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPI Kabupaten Tasikmalaya Abdul Karim menyatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

“Semoga menjadi langkah awal terbentuknya sinergitas yang baik untuk sama-sama memaksimalkan program MBG khususnya di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap dia. (dik)

0 Komentar