Pellegrini Wajib Potong Gaji Jika Ingin Bertahan di AS Roma, Darmian Korban Pertama Revolusi Inter Milan

Lorenzo Pellegrini
Lorenzo Pellegrini Tangkapan layar Instagram@lorepelle
0 Komentar

Perubahan paling mencolok diprediksi terjadi di lini pertahanan. Sejumlah pemain disebut tidak akan masuk dalam rencana jangka panjang, terutama mereka yang kontraknya mendekati akhir atau memiliki riwayat cedera.

Salah satu nama yang hampir pasti menjadi “korban” pertama adalah Matteo Darmian.

Bek veteran kelahiran 1988 itu akan habis kontrak pada 30 Juni mendatang, dan peluang untuk memperpanjang masa baktinya dinilai sangat kecil.

Baca Juga:Jurnalis Italia Tuding Cardinale Cuma Ingin Jadikan AC Milan Mesin Pencari Uang: Dia Tak Ingin MenangSabatini Yakin Inter Raih Scudetto Musim Ini: Mereka Mengubah Mimpi Buruk Jadi Mimpi Indah

Ketertarikan terhadap Darmian pun mulai bermunculan. Salah satu yang paling serius adalah Torino FC, klub yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Torino dikabarkan telah mengajukan pendekatan awal untuk membuka peluang reuni.

Meski demikian, Darmian belum memberikan sinyal pasti terkait masa depannya. Saat ini, fokus utamanya masih tertuju pada upaya membantu Inter mengamankan gelar juara Serie A.

Situasi yang dihadapi Pellegrini dan Darmian mencerminkan realitas keras sepak bola modern.

Loyalitas dan kontribusi masa lalu tak selalu menjadi jaminan masa depan, terutama ketika klub mulai menyeimbangkan antara ambisi olahraga dan stabilitas finansial.

Dalam beberapa bulan ke depan, keputusan besar akan diambil. Bagi Pellegrini, ini soal bertahan dengan pengorbanan atau pergi demi nilai yang lebih layak.

Sementara bagi Darmian, ini mungkin menjadi akhir dari satu bab penting bersama Inter, sekaligus awal dari petualangan baru.

0 Komentar