Sementara itu, Nadya Aulia Zahrotunnisa dari MTsN Sukamanah berhasil menyumbangkan medali perak dari cabang sepeda, mempertegas kualitas atlet pelajar Kabupaten Tasikmalaya di tingkat nasional.
Aam menegaskan, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet pelajar lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Ia juga meminta kepada para manajer tim dan pelatih untuk terus menjaga kondisi atlet, terutama dalam upaya mempertahankan medali dan meningkatkan capaian pada kejuaraan berikutnya.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
“Saya minta kepada manajer dan pelatih agar terus menjaga kondisi atlet, terutama bagaimana mempertahankan medali yang sudah diraih. Ke depan, kami juga terus berupaya mencari bibit-bibit atlet potensial untuk dibina lebih serius,” katanya.
Selain dukungan dari pemerintah dan pelatih, Aam juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam memberikan motivasi kepada anak-anak mereka.
Menurutnya, dukungan moral dari keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk mental juara bagi para atlet muda agar terus berkembang dan percaya diri dalam menghadapi berbagai kompetisi.
Kepala Bidang Olahraga pada Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Sera Sani Verana mengatakan, pemberian bonus simbolis ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para atlet pelajar Kabupaten Tasikmalaya untuk terus mengukir prestasi yang lebih tinggi.
Sehingga, kata Sera, bisa membawa nama baik daerah di berbagai kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Mudah-mudahan bonus ini bisa menjadi penyemangat dan motivasi bagi atlet-atlet untuk terus berprestasi,” ungkapnya. (ujg)
