RADARTASIK.ID – Keyakinan bahwa Inter Milan akan mengangkat trofi Scudetto musim ini semakin sulit dibantah.
Jurnalis Italia, Enzo Bucchioni, menilai kemenangan dramatis 4-3 atas Como menjadi bukti nyata bahwa Nerazzurri sudah berada di ambang juara.
Dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb, Bucchioni secara tegas menyebut bahwa gelar liga praktis sudah berada di tangan Inter.
Baca Juga:Jurnalis Italia Tuding Cardinale Cuma Ingin Jadikan AC Milan Mesin Pencari Uang: Dia Tak Ingin MenangSabatini Yakin Inter Raih Scudetto Musim Ini: Mereka Mengubah Mimpi Buruk Jadi Mimpi Indah
“Inter sudah memegang Scudetto. Keunggulan sembilan poin (dari Napoli) dengan enam laga tersisa, ditambah jadwal yang menguntungkan, membuat kemenangan atas Como menjadi semacam stempel penentu bagi gelar pertama di era Cristian Chivu,” tulisnya.
Ia menggambarkan kemenangan tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa, bukan hanya karena skor, tetapi karena cara Inter meraihnya.
Dalam laga itu, Inter sempat berada di ambang kehancuran sebelum akhirnya bangkit dan menang.
“Ini kemenangan yang, dalam banyak aspek, terasa luar biasa. Inter menunjukkan bahwa mereka tahu bagaimana menderita, bangkit, dan memanfaatkan momen dengan sikap pragmatis serta penuh ketajaman,” lanjut Bucchioni.
Menurutnya, pertandingan melawan Como menjadi cerminan kompleksitas sepak bola itu sendiri.
Tim asuhan Cesc Fabregas sempat mendominasi hampir 40 menit pertama dan unggul dua gol, bahkan memiliki peluang untuk memperbesar keunggulan.
Namun, segalanya berubah hanya dalam satu momen. Gol Marcus Thuram menjadi titik balik yang meruntuhkan kepercayaan diri Como sekaligus membalikkan arah pertandingan.
Baca Juga:Inter Selangkah Lagi Raih Scudetto, Chivu Ledek Allegri dan ConteInter Kalahkan Como 4-3, Fabregas: Selamat, Hari Ini Mereka Memenangkan Scudetto
“Como terlihat terlalu cepat puas, seolah pertandingan sudah selesai. Ini bukan pertama kalinya mereka kehilangan fokus,” jelasnya.
“Empat gol di pertemuan pertama dan empat lagi di laga ini menunjukkan bahwa Inter punya kualitas individu dan pengalaman yang jauh lebih matang,” ungkap Bucchioni.
Ia juga menilai bahwa proyek yang dibangun Fabregas tetap menjanjikan, namun masih membutuhkan waktu untuk mencapai level konsistensi yang dibutuhkan dalam perebutan gelar.
“Jalan yang ditempuh Fabregas itu menarik dan indah, tetapi masih banyak yang harus diperbaiki dalam hal ketegasan, determinasi, dan konsentrasi. Dalam aspek ini, Inter berada jauh di depan,” tambahnya.
