Besok Rabu Uji Coba ASN di Kota Tasikmalaya ke Kantor Naik Sepeda, Jalan Kaki atau Kendaraan Listrik 

CFD ASN Kota Tasikmalaya
Parkiran mobil dinas di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (13/4/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota Tasikmalaya akan memulai uji coba kebijakan car free day (CFD) khusus aparatur sipil negara (ASN) besok Rabu (15/3/2026).

Kebijakan ini digulirkan sebagai bagian dari kampanye penghematan energi, bukan sekadar tren gaya hidup sehat.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan, uji coba ini akan berjalan bertahap dalam sebulan ini dan fleksibel hingga Mei nanti diterapkan sepenuhnya tiap hari Rabu.

Baca Juga:Skills for Future REDEF bantu Memutus Rantai Kemiskinan di Kota TasikmalayaJabar Provinsi Madrasah Tak Boleh Jadi Slogan Saja, Guru Ditantang Naik Kelas

ASN dipersilakan menggunakan alternatif transportasi non-BBM, mulai dari sepeda, berjalan kaki, hingga kendaraan listrik.

“Insyaallah kita mulai uji coba hari Rabu. Yang dekat bisa jalan kaki atau bersepeda. Yang punya kendaraan listrik juga silakan. Bahkan bisa sekalian olahraga,” ujar Viman, Senin (13/4/2026) yang ditemui usai Apel.

Menurutnya, kebijakan ini lebih menitikberatkan pada kampanye kesadaran publik.

Walaupun berdasarkan analisis pihaknya bahwa dampak penghematan BBM di Kota Tasikmalaya tidak terlalu signifikan secara angka.

“Memang dampaknya tidak terlalu besar, tapi ini soal kampanye. Pemerintah harus menggalakan penghematan energi ke masyarakat, bukan hanya ASN saja,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot juga telah mencoba skema work from home (WFH) bagi ASN setiap Jumat. Mulai Jumat kemarin (10/4/2026), ASN telah memulai WFH.

Dari evaluasi awal, sistem absensi dan pengawasan berjalan tiga kali sehari, sementara rapat tetap dilakukan secara daring melalui Zoom.

Meski begitu, Viman mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama terkait pelayanan publik dan efisiensi penggunaan ruang kantor.

Baca Juga:Penyanyi Asal Kota Tasikmalaya Tembus Top 24 The Icon IndonesiaJenazah Pria Ditemukan Mengambang di Kolam Rumah Makan Kota Tasikmalaya

“Arahnya kita harus hemat energi. Ke depan, tiap gedung akan difokuskan satu ruangan untuk aktivitas bersama agar penggunaan listrik dan air lebih efisien,” jelasnya.

Kebijakan CFD ASN ini diharapkan tidak berhenti di lingkup birokrasi saja.

Pemerintah mendorong masyarakat ikut terlibat dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil.

Di tengah isu energi yang kian mahal dan lingkungan yang kian renta, langkah kecil ini barangkali belum mengubah angka—tapi setidaknya mulai mengubah cara berpikir. (rezza rizaldi)

0 Komentar