Karena itu, jika dipercaya memimpin KNPI, ia berkomitmen mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha muda melalui program pelatihan, pendampingan usaha, dan pemanfaatan teknologi digital.
“Pemuda harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. KNPI harus hadir memfasilitasi anak-anak muda agar berani berwirausaha, mengembangkan UMKM, dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar,” tegasnya.
Tak hanya soal ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda juga masuk dalam agenda prioritasnya. Program yang disiapkan mencakup pelatihan kepemimpinan, penguatan soft skill, hingga literasi teknologi secara berkala.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Ia berharap dari program tersebut lahir kader-kader muda yang unggul, berintegritas, profesional, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Di sisi lain, Yudhi juga ingin menjadikan KNPI sebagai mitra kritis sekaligus strategis bagi Pemerintah Daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada generasi muda.
Menurutnya, KNPI harus mampu menjadi jembatan aspirasi pemuda sekaligus mitra pembangunan yang aktif memberi solusi.
“KNPI tidak boleh hanya aktif secara seremonial. Harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah, memberi masukan, mengawal kebijakan, dan memastikan kepentingan pemuda mendapat ruang dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Aspek sosial, budaya, dan olahraga pun tak luput dari perhatian. Ia ingin KNPI menjadi penggerak kepedulian sosial di kalangan pemuda, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta membuka ruang yang lebih luas bagi kreativitas seni dan olahraga.
Dengan visi dan misi tersebut, Yudhi optimistis KNPI Kabupaten Tasikmalaya ke depan akan menjadi organisasi yang lebih progresif, inklusif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pemuda maupun masyarakat luas. (ujg)
