Wabup Tasikmalaya Pikirkan Pemerataan Layanan Kesehatan, Gagas Rumah Sakit Baru di Utara

Wakil Bupati Tasikmalaya
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi saat memberi salam dalam sebuah acara. (Istimewa for Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk terus mendorong pemerataan layanan kesehatan melalui pembangunan dan penguatan rumah sakit di setiap wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada satu rumah sakit rujukan utama, terutama untuk pelayanan kegawatdaruratan.

Menurut Asep, saat ini sejumlah fasilitas kesehatan sebenarnya sudah tersedia, namun masih perlu dioptimalkan agar mampu melayani masyarakat secara maksimal sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Untuk saat ini rumah sakit yang sudah ada tinggal kita optimalkan. Sementara untuk wilayah utara-tengah, proses pembebasan lahan sedang berjalan dan mudah-mudahan tahun ini bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Ia menekankan, wilayah selatan menjadi salah satu fokus utama peningkatan layanan kesehatan. Rumah Sakit TNT diharapkan mampu menjadi pusat layanan medis bagi masyarakat selatan, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk jauh ke RSUD KHZ Musthafa Singaparna, khususnya untuk layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Ke depan, masyarakat di wilayah selatan jika membutuhkan pelayanan IGD tidak perlu lagi ke KHZ Musthafa. Cukup dilayani di TNT dengan fasilitas yang memadai,” kata Asep.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Asep meminta manajemen Rumah Sakit TNT tidak hanya mengandalkan dukungan dari pemerintah daerah, tetapi juga terus melakukan inovasi dalam sistem pelayanan dan pengembangan fasilitas medis.

Menurutnya, peningkatan layanan tidak cukup hanya pada IGD, melainkan harus diikuti dengan kelengkapan sarana penunjang dan layanan pengobatan lainnya agar masyarakat bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif di wilayahnya sendiri.

“Ke depan selain IGD dengan perlengkapan lengkap, juga harus ada layanan pengobatan lain yang lebih lengkap, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari layanan kesehatan,” tambahnya.

Selain penguatan rumah sakit yang sudah ada, Pemkab Tasikmalaya juga terus menggagas penambahan rumah sakit baru di sejumlah kawasan strategis, termasuk wilayah utara yang saat ini sudah memasuki tahap proses pembebasan lahan.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

“Rumah sakit yang sudah ada kita optimalkan, sementara untuk utara-tengah saat ini sedang dalam proses pembebasan lahan,” tegasnya.

0 Komentar