Persija sedang bersaing dengan Persib Bandung dan Borneo FC di papan atas untuk perebutan juara Super League 2025/2026.
“Tentu mereka juga membutuhkan kemenangan. Tapi kami datang dengan tujuan yang sama, yaitu berusaha meraih tiga poin,” katanya.
Di atas kertas, Persija memang akan kehilangan dua pilar di lini belakang.
Baca Juga:Persib Tegaskan Suporter Bali United Dilarang ke Stadion GBLA, Alasan dan Penyebabnya Sangat JelasFiks, Timnas Indonesia Akan Lakoni FIFA Matchday Juni 2026, 2 Pemain Grade A Baru Sedang Dibidik
Jordi Amat dipastikan absen setelah menerima kartu merah saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, sementara Thales Lira harus menepi akibat akumulasi kartu kuning.
Meski demikian, Tavares enggan memandang situasi itu sebagai keuntungan bagi timnya.
“Saya tidak melihat itu sebagai keuntungan bagi kami. Jordi dan Thales memang pemain bagus, tetapi Persija masih memiliki banyak pemain berkualitas yang siap menggantikan mereka,” ucapnya.
Sikap tersebut menunjukkan kehati-hatian Tavares dalam membaca pertandingan.
Baginya, kekuatan Persija tidak hanya bertumpu pada dua nama, melainkan kedalaman skuad yang tetap kompetitif.
Karena itu, fokus utama Persebaya saat ini bukan pada absennya lawan, melainkan pada kesiapan internal tim sendiri.
“Saat ini fokus kami adalah melihat pemain mana saja yang tersedia. Kami berharap memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk pertandingan nanti,” kata Tavares.
Laga akhir pekan nanti bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah pertarungan dua tim besar dengan sejarah panjang, gengsi tinggi, dan kepentingan besar di papan klasemen.
Baca Juga:Persija 3 Kali Terpeleset, Bambang Pamungkas Ungkapkan Kekecewaan kepada Skuad Macan KemayoranMenang 6 Laga Beruntun, Bhayangkara FC Tak Hanya Perpanjang Napas di Super League Tapi Memang Fantastis
Di tengah tekanan itu, Tavares tahu satu hal: kemenangan hanya bisa diraih jika Persebaya datang dengan skuad yang benar-benar siap, secara fisik maupun mental.
