Besok ASN Kota Tasikmalaya Mulai WFH, Birokrasi Dipaksa Lebih Hemat

ASN Kota Tasikmalaya mulai WFH hari Jumat
ASN Pemerintah Kota Tasikmalaya saat melakukan Apel Pagi, Senin (6/4/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi menggulirkan pola kerja baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Besok Jumat, 10 April 2026, skema Work From Home (WFH) diberlakukan. Setiap hari Jumat berlaku dan sementara empat hari lainnya tetap Work From Office (WFO).

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulah, menegaskan kebijakan ini bukan sekadar tren birokrasi modern, melainkan dorongan serius menuju efisiensi dan perubahan budaya kerja ASN.

Baca Juga:Outing Class TK di Tasikmalaya Naik Kendaraan Taktis TNI Keliling KotaNasib 630 Ribu Guru Madrasah Masih Menggantung, Kemenag RI Didesak Tak Lagi Abai

“WFH ini bagian dari transformasi budaya kerja. Bukan berarti santai di rumah, tapi justru kinerja harus berbasis output dan terukur,” tegasnya, Kamis (9/4/2026).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Tasikmalaya Nomor 100.3.4.3/55/ORG/2026 yang mulai berlaku sejak 7 April 2026.

Proses sosialisasi pun telah dilakukan termasuk via zoom meeting dengan para kepala SKPD serta pejabat eselon lainnya, Kamis pagi.

Dalam aturan tersebut, ASN diwajibkan tetap disiplin meski bekerja dari rumah, mulai dari presensi elektronik tiga kali sehari hingga laporan kinerja harian yang harus dilaporkan ke atasan langsung.

Alih-alih melonggarkan, WFH justru memperketat pengawasan.

ASN yang bekerja dari rumah wajib melaporkan detail pekerjaan, mulai dari waktu, output, hingga kendala.

Semua laporan dihimpun secara digital, bahkan disimpan rapi di Google Drive masing-masing perangkat daerah.

Namun, tidak semua ASN bisa “menikmati” WFH.

Sejumlah unit pelayanan publik tetap diwajibkan WFO 100 persen, seperti tenaga kesehatan, petugas pemadam kebakaran, hingga layanan administrasi kependudukan. Alasannya jelas: pelayanan publik tak boleh ikut “rebahan”.

Baca Juga:REDEF Latih NGO Tasikmalaya Melek Digital Lewat Program STRONG-CSASN Kota Tasikmalaya Wajib Hemat Energi, DPRD: Jangan Sampai Jadi Beban Baru yang Mengganggu Pelayanan

Di sisi lain, kebijakan ini juga dibarengi dengan agenda penghematan energi dan anggaran yang cukup ambisius.

Pemerintah Kota Tasikmalaya mendorong ASN untuk mulai mengurangi ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil.

Mulai April 2026, ASN diimbau beradaptasi dengan konsep Car Free Day (CFD) di lingkungan kantor.

Bentuknya bukan sekadar jalan santai, melainkan perubahan kebiasaan berangkat kerja.

ASN didorong menggunakan sepeda, kendaraan listrik, transportasi umum, atau bahkan berjalan kaki.

Jika tahap sosialisasi berjalan mulus, maka mulai Mei 2026 kebijakan ini akan menjadi wajib setiap hari Rabu.

0 Komentar