TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) MAN 1 Kota Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi dengan lolos tahap reviu proposal dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026. Ajang itu diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Capaian tersebut sekaligus membuka jalan bagi tim untuk melangkah ke tahap penelitian dalam kompetisi bergengsi tingkat nasional. Momentum ini menjadi penanda bahwa gagasan yang mereka usung dinilai layak untuk dikembangkan lebih jauh.
Di balik keberhasilan itu, tersimpan proses panjang yang tidak sederhana. Pembimbing tim, Ratna Yestina SSi MPd, menilai lolosnya tim ke tahap ini menjadi bukti bahwa ide yang diangkat tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan zaman serta disusun melalui kerja keras yang konsisten sejak awal.
Baca Juga:ISU ITU CERMIN BUKAN PALU!Pertarungan di Ka’bah Hijau: Muda Melawan Tua, Masa Depan Dipertaruhkan!
“Capaian lolos reviu proposal OPSI 2026 menjadi kebanggaan bagi tim KIR MAN 1 Kota Tasikmalaya. Ini menunjukkan potensi penelitian siswa yang diakui secara nasional dan meningkatkan reputasi sekolah,” ujarnya.
Tim yang terdiri dari Suci Ramadhani dan Permatasari ini mengusung penelitian berjudul “Sunda Game: Pengembangan Web-Based Educational Game untuk Meningkatkan Efisiensi dan Minat Belajar Aksara Sunda sebagai Upaya Pelestarian Budaya Sunda.”
Ratna mengungkapkan, penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap aksara Sunda. Berangkat dari kondisi tersebut, tim mencoba menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia pelajar melalui media digital yang interaktif dan menyenangkan.
Melalui pengembangan Sunda Game, mereka berupaya menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik. Dengan konsep permainan, siswa diharapkan dapat belajar aksara Sunda secara lebih aktif tanpa merasa terbebani.
Ratna menambahkan, capaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim, dukungan doa, serta kolaborasi yang terjalin dengan baik selama proses penyusunan proposal hingga tahap seleksi.
“Semoga pada tahap selanjutnya tim dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama madrasah tercinta,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, saat ini tim tengah bersiap memasuki tahap penelitian dengan melakukan pengembangan prototipe, pengumpulan data, hingga penyusunan laporan ilmiah sebagai bagian dari penilaian OPSI 2026.
