Pertarungan di Ka’bah Hijau: Muda Melawan Tua, Masa Depan Dipertaruhkan!

Muscab ppp
Foto: Ist
0 Komentar

Dalam politik, posisi di tengah sering menjadi strategis. Karena ia bisa menjadi titik temu. Atau justru menjadi titik tarik-menarik.

Melihat Muscab nanti bukan hanya soal siapa menang. Tapi soal arah perjalanan. Jika PPP memilih figur senior, pesan yang ingin disampaikan jelas: stabilitas lebih penting daripada eksperimen.

Jika memilih figur muda, pesannya berbeda, perubahan tidak bisa ditunda lagi.

Baca Juga:Puluhan Ribu Motor Listrik Disebut Siap Didistribusikan ke Tiap SPPG di Jabar, Harga Motor Rp 56,8 JutaPasang Reklame di Garut, Warga Ciamis Tersengat Listrik

Dan jika memilih figur di tengah—pesannya lebih halus, kita ingin berubah, tapi tidak ingin kehilangan arah.

Taruhan terbesar bukan pada satu periode kepengurusan. Tapi pada Pemilu berikutnya. Di politik lokal, partai yang gagal membaca momentum akan pelan-pelan kehilangan tempat. Tidak langsung hilang. Tapi menyusut. Kursinya berkurang. Pengaruhnya menipis.

Dan itu sering terjadi tanpa disadari. Seperti rumah besar yang pelan-pelan kosong. Awalnya hanya satu kamar.

Lalu dua. Lalu setengah rumah.

Di Kota Tasikmalaya, peluang PPP sebenarnya masih besar. Basisnya ada.

Sejarahnya kuat. Simbol Ka’bah masih punya daya tarik. Tapi sejarah saja tidak cukup. Partai yang ingin menjadi terbesar harus punya satu hal yakni kesatuan arah. Bukan sekadar kesatuan simbol.

Tanggal 18 April 2026 nanti bukan sekadar hari Muscab. Ia adalah hari menentukan apakah PPP akan menekan pedal gas—atau justru menginjak rem tanpa sadar.

Apakah ia akan kembali menjadi raksasa politik di Kota Tasikmalaya. Atau menjadi partai yang tetap ada, tapi tidak lagi dominan.

Dan seperti ramalan cuaca politik yang awannya masih menggantung. Belum hujan. Belum cerah. Tapi satu hal pasti:

Baca Juga:Dua Nama Menguat Jelang Musda PKB Kota Tasik, Arah DPP Jadi PenentuHarga Bahan Baku Plastik Naik Dua Kali Lipat, Pengusaha di Tasikmalaya Berharap Perang Timur Tengah Mereda

LMasa depan PPP di Kota Tasikmalaya sedang dipertaruhkan—antara energi muda dan pengalaman tua. (red)

0 Komentar