Selain SNBP dan SNBT, Ini Jalur Masuk Kampus Negeri yang Harus Diketahui Calon Mahasiswa

Jalur masuk PTN
Jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN). (Tangkapan layar laman SNPMB)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Masuk kampus negeri atau Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bisa melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

SNPMB merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang digelar secara serentak oleh Kemendiktisaintek.

Seleksi ini terbuka untuk seluruh calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang memenuhi kriteria.

Baca Juga:Ada Program Studi Baru di Unsil Tasikmalaya, Bisa Jadi Pilihan untuk SNBT dan Jalur MandiriUnsil Tasikmalaya Masuk 20 Perguruan Tinggi dengan Eligible KIP Kuliah Terbanyak pada SNBP 2026

Pada SNPMB, terdapat 2 jalur yang dibuka yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Apa bedanya SNBP dan SNBT?

Penerimaan mahasiswa baru jalur SNBP dibuka paling awal.

SNBP menyeleksi calon mahasiswa berdasarkan prestasi akademik dengan menggunakan rapor serta prestasi akademik dan non akademik yang ditetapkan PTN.

Peserta yang dapat mengikuti jalur ini yakni lulusan SLTA, baik dalam maupun luar negeri pada tahun berjalan.

Bagaimana dengan lulusan Paket C?

Lulusan dari Paket C punya kesempatan untuk mengikuti SNBP.

Namun, terdapat ketentuan usia bagi lulusan SLTA atau Paket C yang dapat mengikuti SNBP.

Apabila mengacu pada SNBP 2026, seleksi ini terbuka bagi lulusan SLTA yang berusia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.

Sementara itu, SNBT merupakan seleksi masuk kampus negeri berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Siapa yang dapat mengikuti SNBT?

Jalur ini tak hanya bisa diikuti oleh lulusan SLTA pada tahun berjalan.

Tapi, dapat diikuti lulusan 2 tahun sebelumnya.

Baca Juga:Kapan Persib Bandung Lawan Persija di Putaran 2? Ini JadwalnyaLawannya Berat-berat, Ini Jadwal 8 Laga Sisa Persib di Super League 2025-2026, Kontra Persija Kapan?

Misalnya pada SNBT 2026. Peserta yang bisa mendaftar yaitu lulusan tahun 2025 dan 2024.

Tapi, sama seperti SNBP, terdapat ketentuan usia maksimal bagi yang bisa mengikuti UTBK-SNBT.

Pada SNBT tahun ini, lulusan SLTA pada 2026, 2025 dan 2024 yang bisa mendaftar maksimal berumur 25 tahun (per 1 Juli 2026).

Setiap peserta hanya memiliki kesempatan mengikuti UTBK sebanyak 1 kali.

Pada SNBT, peserta dapat mengikuti UTBK secara fleksibel dengan memilih lokasi tes yang tersedia.

Selain SNBP dan SNBT, masuk PTN bisa melalui seleksi mandiri.

Bagi yang tidak bisa mengikuti SNBP dan SNBT atau tak lulus pada seleksi tersebut, masih punya kesempatan untuk masuk ke PTN melalui seleksi mandiri.

Jalur ini dibuka oleh PTN masing-masing. Karena itu, jadwal pendaftaran seleksi tergantung dengan kebijakan kampus masing-masing.

0 Komentar