PANGANDARAN, RADARTASIK.ID–Terus menumpuknya sampah di kawasan Pantai Madasari membuat BUMDes merasa gerah. Pasalnya mereka tidak punya kewenangan dan tanggung jawab dalam hal pengangkutan sampah.
Dalam pernyataan resminya, Direktur BUMDes Mandiri Masawah, Indra Permana Saputra menyampaikan sebagian publik menganggap bahwa urusan sampah di Pantai Madasari merupakan tanggung jawabnya. Padahal secara kewenangan, pengangkutan dan pengolahan sampah berada di tangan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui dinas terkait.
“BUMDes hanya bertugas mengelola kawasan wisata, khususnya camping ground. Kami tidak memiliki kewenangan dalam sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh,” ungkapnya dalam keterangan Selasa (7/4/2026).
Baca Juga:Ramalan Cuaca di Tubuh PPP Kota TasikmalayaAktivis Mahasiswa Sebut DPRD Kota Tasikmalaya Gagal Mengawal Penyelesaian Banjir
Ia menilai kinerja dinas kebersihan di lingkungan Pemkab Pangandaran belum berjalan optimal. Salah satu persoalan utama adalah tidak konsistennya jadwal pengangkutan sampah.
“Kondisi ini menyebabkan sampah kerap menumpuk di berbagai titik, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat,” ujarnya.
“Jadwal pengangkutan sering tidak jelas, bahkan kerap terjadi keterlambatan. Ini bukan kejadian baru, tetapi sudah berulang kali terjadi,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti minimnya kebijakan terintegrasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran dalam menangani persoalan sampah di kawasan wisata.
Padahal, Pantai Madasari dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Pangandaran yang seharusnya mendapatkan perhatian khusus.
BUMDes Mandiri Masawah Indra, mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan kepada pemerintah daerah terkait penambahan armada pengangkut sampah, penyediaan fasilitas pendukung, hingga penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu. Namun hingga saat ini, permintaan tersebut belum mendapat respons konkret.
“Kami mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga citra pariwisata. Bagaimana mungkin destinasi wisata terus dipromosikan, tetapi persoalan mendasar seperti sampah tidak ditangani secara serius,” tambahnya.
Baca Juga:Rumah Ono Surono Digeledah KPK Saat Dirinya Konsolidasi Partai di Aula Kesbangpol Kota TasikmalayaTiang Reklame Mengancam Keselamatan, Perlu Pemeriksaan Usai Cuaca Ekstrem
Dalam pernyataannya, BUMDes Mandiri Masawah menegaskan sejumlah sikap dan tuntutan kepada pemerintah daerah, di antaranya:
Menolak terus-menerus menjadi pihak yang disalahkan atas persoalan di luar kewenangan mereka. “Mendesak Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk segera menetapkan jadwal pengangkutan sampah yang pasti dan konsisten,” ucapnya.
Radar mencoba mengkonfirmasi masalah itu kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan irwansyah, namun ia sedang sibuk rapat. “Saya sedang rapat di dewan,” ucapnya.(Deni Nurdiansah)
