Ucapan itu menggambarkan mentalitas Persib saat ini: fokus, tenang, dan tidak larut dalam euforia.
Dengan delapan pertandingan tersisa, jalan menuju gelar memang masih panjang.
Persaingan di papan atas belum benar-benar usai, dan setiap laga berpotensi menjadi penentu. Namun, Teja memilih untuk tidak melihat terlalu jauh.
Baginya, perjalanan menuju takhta juara harus ditempuh langkah demi langkah.
“Yang terpenting kita hadapi satu per satu dulu. Kita lewati dulu satu pertandingan, baru setelah itu kita lihat ke depannya,” tutur Teja.
Baca Juga:Tertinggal 9 Poin dari Persib, Persija Belum Mau Menyerah, Yakin Masih Punya Peluang JuaraGambaran Nyata Kekuatan Persib Bandung Menurut Marc Klok yang Sulit Dikalahkan di Super League
Di balik rekor yang kini tertulis atas namanya, Teja Paku Alam seolah mengirim pesan sederhana: gelar individu boleh datang, tetapi tujuan utama tetap satu—membawa Persib terus berdiri paling tinggi di akhir musim.
