Ramalan Cuaca di Tubuh PPP Kota Tasikmalaya

Calon ketua PPP Kota Tasikmalaya
H Hilman Wiranata, Riko Restu Wijaya dan H Enjang Bilawini
0 Komentar

Lima orang formatur itu akan menjadi pusat gravitasi. Mereka akan mendengar. Menimbang. Menghitung. Kadang bukan soal siapa paling populer. Tapi siapa paling bisa diterima oleh semua sisi.

Dalam politik PPP, keseimbangan sering menjadi kunci. Keseimbangan antara senior dan junior. Antara pengalaman dan energi baru. Antara loyalitas lama dan kebutuhan masa depan.

Bayangkan Muscab nanti seperti membaca ramalan cuaca. Ada awan tipis. Ada angin dari arah utara. Ada potensi petir kecil di kejauhan.

Baca Juga:Aktivis Mahasiswa Sebut DPRD Kota Tasikmalaya Gagal Mengawal Penyelesaian BanjirRumah Ono Surono Digeledah KPK Saat Dirinya Konsolidasi Partai di Aula Kesbangpol Kota Tasikmalaya

Tapi belum tentu hujan. Karena dalam politik, cuaca bisa berubah dalam hitungan menit. Hari ini cerah. Besok mendung.Lusa, tiba-tiba pelangi. Tanggal 18 April 2026 akan menjadi hari membaca langit itu. Apakah PPP Kota Tasikmalaya memilih pengalaman? Memilih jaringan muda? Atau memilih loyalitas organisasi?

Jawabannya bukan di baliho. Bukan di media sosial. Jawabannya ada di tangan lima orang. Dan di ruang yang pintunya sering tertutup rapat. (red)

0 Komentar