PANGANDARAN, RADARTASIK.ID– Beredar kabar ada Oknum wartawan di Pangandaran diduga mengaku sebagai anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Parigi. Hal itu diduga dilakukan agar bisa meminta uang kepada pedagang miras.
Persoalan tersebut terungkap saat Unit Reskrim Polsek Parigi melakukan razia minuman keras dan obat terlarang secara ilegal di kawasan objek wisata di Pangandaran belum lama ini.
Saat razia tersebut, para pedagang di sana kerap diminta uang oleh oknum yang mengaku sebagai polisi. Meskipun ada juga simpang siur bahwa orang tersebut berprofesi sebagai wartawan.
Baca Juga:Aktivis Mahasiswa Sebut DPRD Kota Tasikmalaya Gagal Mengawal Penyelesaian BanjirRumah Ono Surono Digeledah KPK Saat Dirinya Konsolidasi Partai di Aula Kesbangpol Kota Tasikmalaya
Meski demikian, para pedagang percaya bahwa orang tersebut memang aparat. Lantaran, gaya bicara dan sikap oknum itu dinilai meyakinkan layaknya seorang anggota kepolisian.
Plt Kapolsek Parigi Ipda Hendrawan membenarkan adanya informasi tersebut, di mana ada seseorang yang mengaku anggota Polsek. “Setelah kami cek ternyata, orang yang mengaku anggota Polsek Parigi itu ternyata berprofesi sebagai wartawan,” katanya lewat sambungan telepon Senin (6/4/2026).
endrawan menambahkan, saat ini pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. “Kami masih mendalami kasus tersebut,” tambahnya.
Plt Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana mengatakan, pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Masih dalam proses penyelidikan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai aparat tanpa identitas yang jelas,” katanya.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif oknum tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak yang dirugikan akibat aksinya.(Deni Nurdiansah)
