RADARTASIK.ID – Bek andalan Alessandro Bastoni dikabarkan memiliki keinginan kuat untuk meninggalkan Inter Milan dan bergabung dengan FC Barcelona.
Laporan media Spanyol, Mundo Deportivo, menyebut sang pemain tengah diliputi ambisi besar untuk mengenakan seragam Blaugrana dalam waktu dekat.
Situasi Bastoni memang sedang menjadi sorotan. Ia berada di tengah badai kritik setelah insiden diving dalam laga panas kontra Juventus serta kartu merah yang diterimanya saat membela timnas Italia menghadapi Bosnia.
Tekanan tersebut diyakini ikut memengaruhi pandangannya terhadap masa depan karier.
Baca Juga:Jurnalis Italia Larang Inter Rayakan Hasil Pertandingan Napoli vs AC Milan: Ingat Kesalahan ItaliaLegenda Juventus: Kalah dari Napoli Meninggalkan Rasa Pahit di Ruang Ganti AC Milan
Dalam kondisi seperti ini, peluang hijrah ke luar Italia dianggap sebagai opsi yang menarik.
Bastoni disebut melihat kesempatan di Barcelona sebagai jalan untuk membuka lembaran baru dan bermain di La Liga bersama klub sebesar Barcelona dinilai bisa memberinya tantangan sekaligus motivasi baru.
Ketertarikannya bahkan disebut bukan sekadar profesional, tetapi juga emosional.
Ia dikabarkan sangat antusias dengan proyek jangka panjang Barcelona, terutama keberadaan talenta muda seperti Lamine Yamal yang dipandang sebagai salah satu masa depan sepak bola dunia.
Kombinasi proyek muda dan ambisi besar klub Catalan itu menjadi daya tarik utama bagi Bastoni.
Meski demikian, profesionalisme tetap dikedepankan. Bastoni disebut akan tetap memberikan performa terbaiknya untuk Inter hingga akhir musim.
Namun, minat nyata dari Barcelona diyakini menambah tekanan dalam kesehariannya, terlebih di tengah kritik yang sedang ia terima.
Di sisi lain, Inter tidak tinggal diam. Manajemen klub berencana menawarkan perpanjangan kontrak kepada Bastoni pada musim panas mendatang.
Baca Juga:Juventus Kepincut Bomber Al Hilal, Lirik Kessie Jika Gagal Datangkan TonaliAllegri Ucapkan Selamat Tinggal kepada Impian Scudetto AC Milan: Inter Unggul Sembilan Poin
Namun, dari pihak pemain, ada keyakinan bahwa momen saat ini adalah waktu yang tepat bagi Barcelona untuk bergerak cepat jika benar-benar serius ingin merekrutnya.
Presiden Inter, Giuseppe Marotta, sebelumnya juga memberikan pembelaan terhadap Bastoni dan merasa kritik yang diarahkan kepada pemain berusia 20-an tahun itu sudah berlebihan dan tidak proporsional.
Marotta menegaskan bahwa Bastoni tetap merupakan aset penting bagi Inter dan sepak bola Italia.
Ia juga menolak anggapan bahwa sang pemain harus meninggalkan klub dalam waktu dekatmeski tidak menutup kemungkinan adanya evaluasi jika situasi tertentu berkembang di masa depan.
