Tindakan medis itu dilakukan untuk mengangkat bakteri sekaligus membersihkan luka agar kondisinya tidak semakin memburuk.
Di tengah proses pemulihan yang belum sepenuhnya selesai, Klok tetap memaksakan diri untuk berangkat bersama tim.
Dengan dukungan obat pereda nyeri dan terapi antibiotik yang intensif, ia memilih untuk tetap turun ke lapangan demi membantu Persib dalam fase yang sangat menentukan musim ini.
Baca Juga:Bukan Pemain Persib Tapi Senang Bisa Kalahkan Persija Jakarta, Dua Golnya Bungkam Macan KemayoranTertinggal Jauh dari Persib, Pelatih Persija Masih Bicara Soal Juara, Ini Kata Mauricio Souza Kalah Lagi
Keputusan itu, menurut Marc Klok, dilandasi kesadaran bahwa Persib tengah memasuki periode paling krusial dalam perburuan gelar.
Ia merasa harus hadir bersama tim pada momen penting seperti ini, meski tubuhnya masih berada dalam proses penyembuhan.
Keteguhan hati itulah yang kemudian menjadi simbol semangat Persib di laga tersebut: tidak selalu tampil sempurna, tetapi selalu berjuang hingga akhir demi menjaga asa juara.
Marc Klok pun mengaku bangga pada dirinya sendiri karena mampu melewati situasi sulit tersebut dan tetap memberikan kontribusi penuh bagi tim.
Bagi sang kapten, kemenangan di Padang bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga bukti kekuatan mental yang dimiliki Persib dalam menghadapi tekanan di ujung musim.
Dengan kemenangan ini, Maung Bandung semakin menegaskan posisinya di puncak klasemen.
Lebih dari sekadar hasil, laga di Padang memperlihatkan satu hal penting: tim juara bukan hanya soal permainan terbaik, melainkan tentang keberanian bertahan, berkorban, dan tetap menang ketika keadaan tidak berpihak.
