Enam Nama Mengemuka, Bursa Ketua PKB Kota Tasik Memanas Tanpa Voting

Musda pkb
Hasil Muscab DPC PKB Kota Tasikmalaya, di Hotel Cordella Cihideung, Selasa (7/4/2026) mengerucut terhadap 6 nama yang akan digodok DPP PKB sebagai bakal calon ketua. (Firgiawan/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Peta persaingan internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya mulai mengerucut. Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Cordella, Jalan Yudanegara, Selasa (7/4/2026), menjadi panggung awal pertarungan enam kandidat menuju kursi Ketua DPC.

‎Muscab yang dilaksanakan atas mandat DPP PKB itu berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, hadir langsung mengawal jalannya forum sekaligus mengesahkan nama-nama bakal calon.

“Proses Muscab berjalan sangat baik, kita mengedepankan musyawarah mufakat. Tidak ada voting, semua sepakat dalam suasana kekeluargaan,” ujarnya.

Baca Juga:Puluhan Ribu Motor Listrik Disebut Siap Didistribusikan ke Tiap SPPG di Jabar, Harga Motor Rp 56,8 JutaPasang Reklame di Garut, Warga Ciamis Tersengat Listrik

‎Meski tanpa pemungutan suara, tensi kompetisi tetap terasa. Enam nama resmi masuk bursa bakal calon Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya. Mereka adalah H Wahid, Heni Hendini, Muqit Nuryadin, Ahmad Junaedi Sakan, Asep Endang Muhammad Syams, dan H Oleh Soleh.

‎Ketua Organization Committee (OC) Muscab, Ahmad Junaedi Sakan, menjelaskan bahwa empat nama awal merupakan hasil penjaringan internal DPP PKB.

Sementara dua nama tambahan muncul dari dinamika akar rumput melalui rekomendasi peserta Muscab.

“Empat nama itu hasil godokan DPP. Kemudian ada tambahan dua nama dari usulan peserta Muscab, baik dari DPAC maupun DPC, sehingga total ada enam bakal calon,” jelasnya.

‎Menurutnya, komposisi kandidat ini mencerminkan kombinasi antara kekuatan struktural partai dan aspirasi kader di tingkat bawah. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa kontestasi di tubuh PKB Kota Tasikmalaya berlangsung terbuka dan kompetitif.

‎Tahapan selanjutnya, keenam kandidat akan menjalani proses Fit and Proper Test atau uji kelayakan dan kepatutan. Proses ini akan dilaksanakan oleh DPP PKB, DPW, atau pihak yang ditunjuk di Jakarta.

Penentuan akhir siapa yang akan menakhodai DPC PKB Kota Tasikmalaya sepenuhnya menjadi kewenangan DPP. Daerah, kata dia, hanya menunggu mekanisme lanjutan sekaligus arah politik dari pusat.

Baca Juga:Dua Nama Menguat Jelang Musda PKB Kota Tasik, Arah DPP Jadi PenentuHarga Bahan Baku Plastik Naik Dua Kali Lipat, Pengusaha di Tasikmalaya Berharap Perang Timur Tengah Mereda

“Kita di daerah siap mengikuti mekanisme. Siapa pun yang diputuskan DPP nanti, itu yang terbaik untuk konsolidasi dan kemenangan PKB ke depan,” tegasnya.

0 Komentar