Allegri Ucapkan Selamat Tinggal kepada Impian Scudetto AC Milan: Inter Unggul Sembilan Poin

Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Harapan AC Milan untuk bersaing dalam perebutan gelar Serie A musim ini kian menipis usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari Napoli di Stadio Diego Armando Maradona.

Gol tunggal Matteo Politano pada menit ke-79 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan minim peluang.

Kekalahan ini membuat Milan semakin tertinggal dari Inter Milan yang sebelumnya menang 5-2 atas Roma.

Baca Juga:Ivan Cardia: Inter Buat Duel Napoli vs AC Milan Kehilangan Aroma ScudettoSiapa Kerim Alajbegovic? Pemain Bosnia Incaran AC Milan yang Gagalkan Italia Lolos ke Piala Dunia

Dengan hasil ini, klasemen sementara menunjukkan Inter memimpin dengan 72 poin, diikuti Napoli 65 poin, dan Milan tertahan di angka 63.

Situasi ini praktis membuat Milan harus mengubur mimpi Scudetto dan mengalihkan fokus ke target realistis: mengamankan tiket Liga Champions.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa laga berjalan seimbang, namun ditentukan oleh satu momen krusial.

“Kami memainkan pertandingan dengan sedikit peluang. Dalam laga seperti ini, satu situasi bisa menentukan kemenangan. Pada gol mereka, kami sebenarnya sudah dalam posisi bertahan yang rapi, tetapi kurang sigap mengantisipasi,” ujar Allegri kepada DAZN.

Ia juga menyoroti kurangnya ketajaman timnya, terutama dalam memanfaatkan peluang di sepertiga akhir lapangan.

Menurutnya, Milan beberapa kali berhasil merebut bola di area berbahaya, namun gagal mengambil keputusan yang tepat.

“Di sepak bola, ketika Anda presisi di 20 meter terakhir, peluang mencetak gol akan lebih besar. Kami kurang dalam hal itu,” tambahnya.

Baca Juga:Media Italia: Juventus Akan Jual Jonathan David, Lois Openda dan Teun KoopmeinersAS Roma Dibantai Inter Milan, Gasperini: Tim Ini Perlu Diperkuat, Bukan Dihancurkan

Allegri turut membahas duet lini depan Milan, termasuk kontribusi Christopher Nkunku yang dinilainya tampil cukup baik meski gagal mencetak gol.

“Nkunku punya dua peluang bagus dan bekerja keras untuk tim. Secara teknis dia bermain baik, tapi pemain seperti dia harusnya bisa mencetak gol dalam situasi tersebut,” jelasnya.

Di sisi lain, ia juga menyinggung kondisi fisik sejumlah pemain kunci seperti Christian Pulisic dan Rafael Leão yang belum berada dalam performa terbaik akibat kelelahan dan cedera.

“Saya sempat berpikir memainkan tiga penyerang lebih awal, tetapi kondisi pemain tidak memungkinkan. Pulisic baru kembali dari tim nasional, sementara Leao baru pulih dari cedera dan minim latihan,” katanya.

0 Komentar