Ungkapan Permintaan Maaf Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury Usai Dikalahkan Persib Bandung 2-0 di Kandang

Ungkapan Permintaan Maaf Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury Usai Dikalahkan Persib 2-0
Ungkapan Permintaan Maaf Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury Usai Dikalahkan Persib 2-0. Foto: Semen Padang
0 Komentar

Di balik hasil yang mengecewakan, Imran mengaku bangga terhadap perjuangan para pemain.

Ia menilai tim telah menunjukkan semangat juang tinggi dan keberanian untuk meladeni permainan tim pemuncak klasemen.

Dalam laga yang sarat tekanan itu, Semen Padang sebenarnya sempat menciptakan sejumlah peluang.

Namun, penyelesaian akhir kembali menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Baca Juga:Final Pertama di Padang, Marc Klok Kobarkan Tekad Persib Sapu Bersih Sembilan Laga untuk Hattrick JuaraLokasi Nobar Persib vs Semen Padang, Bobotoh Satukan Energi untuk Persib dari Bandung dan Jawa Barat

Imran menegaskan, dalam sepak bola yang terpenting bukan seberapa banyak peluang yang tercipta, melainkan seberapa efektif peluang itu dikonversi menjadi gol.

Ketumpulan di depan gawang, menurutnya, menjadi faktor yang membuat tim kembali kehilangan poin.

Karena itu, ia memastikan evaluasi akan terus dilakukan menjelang laga-laga berikutnya yang semakin menentukan nasib tim di penghujung musim.

Dengan kompetisi yang tinggal menyisakan beberapa pertandingan, setiap poin kini bernilai sangat mahal bagi Kabau Sirah.

Persaingan untuk keluar dari zona merah memang masih terbuka lebar.

Persijap Jepara dan Persis Solo yang berada di peringkat ke-14 dan ke-15 baru mengoleksi 21 poin, hanya terpaut satu angka dari Semen Padang.

Sementara itu, PSBS Biak yang berada di dasar klasemen menguntit dengan 18 poin.

Situasi ini membuat setiap laga tersisa layaknya partai hidup-mati. Imran pun menegaskan timnya belum menyerah.

Baca Juga:Memburu Tiga Poin di Padang, Optimisme Persib Menyala Bersama Beckham Putra dan Adam AlisPulang ke Tanah Kelahiran, Teja Paku Alam Tetap Menatap Tiga Poin untuk Persib Bandung di Padang

Hingga peluit akhir musim dibunyikan, Semen Padang akan terus berjuang untuk mempertahankan tempat di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Di tengah tekanan yang semakin besar, Kabau Sirah masih memiliki satu hal yang tak boleh padam: harapan.

0 Komentar