Ia menambahkan, untuk TPP reguler, pencairan bergantung pada kondisi arus kas daerah. Artinya, ASN masih harus sedikit bersabar menunggu uang masuk sebelum pembayaran dilakukan.
“Kalau yang reguler mah full aman. Paling nunggu cash flow uang masuk baru dibayarkan,” ucapnya.
Kondisi ini mencerminkan realitas fiskal daerah yang belum sepenuhnya longgar. Di satu sisi, pemerintah berusaha menjaga stabilitas keuangan.
Baca Juga:Yang Berpengalaman di Kota Tasikmalaya Berkumpul, yang Berkuasa Menghilang!Bertemu Para Mantan Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Akui Komunikasi Belum Ideal
Di sisi lain, ASN harus menyesuaikan ekspektasi—bahwa THR tahun ini bukan soal penuh atau tidak, tapi soal menerima setengah dengan lapang dada.
Di tengah dinamika tersebut, satu hal yang pasti: angka 50 persen bukan lagi sementara, melainkan keputusan final yang tak akan berubah. (rezza rizaldi)
