“Jangan berpikir personal. Cara berpikirnya harus bagaimana urusan kepemudaan ini bisa diperjuangkan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Meski sejumlah nama kandidat mulai beredar, Nana mengaku pihak MPI masih terus mencermati sejauh mana gagasan yang dibawa masing-masing calon. Baginya, publik pemuda perlu melihat lebih jauh visi besar, arah kerja, serta konsep strategis yang ditawarkan kandidat, bukan hanya popularitas nama.
MPI, lanjut dia, sangat mengapresiasi munculnya banyak figur potensial. Namun yang paling penting, setiap calon harus mampu menunjukkan visi yang jelas, program kerja yang terukur, dan keberpihakan nyata terhadap masa depan pemuda Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
“Kami mendorong dan mengapresiasi siapa pun yang maju. Tapi yang harus terlihat itu kerja besarnya, visi besarnya apa, dan sejauh mana keberpihakannya untuk pemuda,” pungkasnya. (ujg)
