Kandidat Ketua KNPI Kabupaten Tasikmalaya Harus Utamakan Gagasan, MPI: Jangan Mengedepankan Transaksional

Ketua KNPI
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna. (Istimewa For Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Bursa calon Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya mulai menjadi perhatian berbagai kalangan.

Sejumlah nama mulai beredar menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda), namun para tokoh pemuda menilai yang lebih penting bukan sekadar figur, melainkan gagasan besar yang ditawarkan untuk kemajuan kepemudaan di daerah.

Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, menegaskan bahwa calon Ketua KNPI ke depan harus hadir dengan visi yang jelas dan mampu membawa arah baru bagi pembangunan pemuda di Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

Menurutnya, proses pemilihan jangan sampai kembali terjebak pada pola tradisional yang hanya menonjolkan dukungan kelompok atau dorongan figur tertentu, tanpa diiringi ide besar yang benar-benar lahir dari kebutuhan dunia kepemudaan.

“Ke depan harus adu gagasan besar dari para kandidat. Jangan sampai masih memakai pola tradisional, di mana seseorang maju hanya karena didorong kelompok A, B, atau C,” ujarnya.

Ia menilai, kandidat yang maju seharusnya benar-benar lahir dari keresahan dan kepedulian terhadap persoalan pemuda, bukan sekadar kepentingan pribadi atau kelompok.

Nana menekankan, KNPI harus mampu mengambil posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong lahirnya kebijakan kepemudaan yang lebih kuat. Termasuk mendorong hadirnya peraturan daerah atau peraturan bupati tentang kepemudaan yang hingga saat ini dinilai masih belum maksimal.

Menurutnya, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diperjuangkan bersama oleh kepengurusan KNPI mendatang.

“PR besar kepemudaan itu harus punya arah kebijakan yang jelas. Regulasi tentang kepemudaan harus terus didorong karena sampai sekarang belum maksimal,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang mampu membawa KNPI melewati dinamika transisi politik dan sosial yang saat ini tengah berlangsung. Sosok ketua yang dibutuhkan, kata dia, adalah figur yang mampu mewarnai gerakan pemuda dengan gagasan strategis, progresif, dan visioner.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Sebagai organisasi kepemudaan yang sah dan memiliki legitimasi kuat, KNPI dinilai harus dipimpin oleh figur yang tidak hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri, tetapi benar-benar mampu memperjuangkan isu kepemudaan sebagai bagian dari urusan wajib pembangunan daerah.

0 Komentar