Prompt 4:
“Ubah foto pengguna dengan pose berjalan perlahan sambil menoleh ke arah kamera.
Gunakan latar belakang taman kota dengan daun kering yang tersebar di tanah.
Ciptakan suasana cahaya golden hour yang hangat dan lembut.
Gunakan tone warna earthy seperti cokelat tanah dan kuning hangat agar foto terlihat estetik.
Baca Juga:Parfum Pria Tahan Lama Terbaik 2026, Wangi Awet Meski Berkeringat4 Lip Balm Terbaik untuk Menghilangkan Bibir Hitam dalam Waktu Singkat
Buat hasil akhir tetap realistis dengan tekstur alami pada kulit dan pencahayaan yang seimbang.”
Prompt 5:
“Ubah foto pengguna menjadi potret seolah sedang berdiri di dekat jendela dengan pose tangan menyentuh bingkai jendela.
Gunakan latar belakang interior ruangan minimalis dengan tanaman hijau dan dinding krem.
Biarkan cahaya matahari masuk dari samping sehingga menghasilkan bayangan lembut pada wajah.
Perkuat nuansa earthy tone dengan kombinasi warna krem hangat dan cokelat muda.
Pastikan mata terlihat fokus dan ekspresi wajah terasa natural agar foto tampak realistis.”
Prompt 6:
“Ubah foto pengguna dengan pose duduk di tangga kayu sambil menatap sedikit ke samping.
Baca Juga:Moisturizer Brand Lokal Ini Diam-Diam Ampuh Mengatasi Kulit KusamRekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kusam yang Bikin Wajah Auto Cerah
Gunakan latar belakang bangunan tua dengan tekstur dinding yang memberikan karakter visual kuat.
Tambahkan pencahayaan lembut dari atas yang menyerupai cahaya sore hari.
Gunakan tone warna earthy seperti cokelat kayu dan hijau lumut untuk nuansa sinematik.
Buat foto terlihat estetik namun tetap realistis dengan detail wajah yang jelas.”
Prompt 7:
“Ubah foto pengguna menjadi potret berdiri di tengah jalan kecil dengan pose memegang tas di satu tangan.
Gunakan latar belakang pepohonan dengan daun yang sedikit menguning sehingga memberi kesan musim gugur.
Ciptakan pencahayaan alami yang hangat seperti cahaya matahari sore.
Terapkan efek warna earthy tone yang lembut dengan dominasi cokelat dan krem.
Pastikan ekspresi wajah terlihat santai dengan tatapan mata yang hidup sehingga foto tampak realistis.”
