Kinerja Pemkot Tasikmalaya 2025 Meningkat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun

RLPPD Kota TASIKMALAYA
Tangkapan layar RLPPD Kota Tasikmalaya tahun 2025
0 Komentar

Sementara itu, pada urusan sosial, seluruh kelompok rentan seperti disabilitas, anak terlantar, dan lansia telah terpenuhi kebutuhan dasarnya. Namun, keterbatasan fasilitas seperti rumah singgah masih menjadi persoalan.

Dari sisi keuangan, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,70 triliun atau 96,99 persen dari target. Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp1,69 triliun atau 94,82 persen dari anggaran.

Dalam evaluasi kinerja nasional, Kota Tasikmalaya memperoleh skor EPPD sebesar 3,2418 dengan status kinerja sedang dan berada di peringkat 33 dari 90 kota. Untuk laporan keuangan, Pemkot Tasikmalaya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada 2024 dan telah mempertahankannya selama sembilan tahun berturut-turut sejak 2016.

Baca Juga:Empat Kantong di Musda Golkar!SDM Kota Tasikmalaya Terendah (2): Efek yang Tidak Terlihat, Tapi Terasa!

Selain itu, pemerintah daerah juga mencatat 29 inovasi yang dikembangkan oleh berbagai perangkat daerah, mulai dari pelayanan sosial, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan.

Pemerintah menyimpulkan bahwa arah pembangunan Kota Tasikmalaya telah berjalan sesuai rencana. Namun, upaya peningkatan kinerja masih diperlukan dengan dukungan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal. (rls)

0 Komentar