TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Bantuan untuk korban bencana cuaca ekstrem di Kota Tasikmalaya terus disalurkan.
Meski begitu, pekerjaan rumah belum selesai—data korban masih dikejar, sementara kebutuhan di lapangan terus mendesak.
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya mendistribusikan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) secara bertahap sejak Kamis (2/4/2026).
Baca Juga:Ada Kado Pahit Dibalik Kerjasama BPJS dengan RSUD Dewi Sartika Kota TasikmalayaBocah SD di Tasikmalaya Meninggal Dunia Tertabrak Kereta saat Menyusuri Rel Menuju Rumah Neneknya
Bantuan yang disalurkan terbilang lengkap, mulai dari kasur, tenda gulung (terpal), makanan dan lauk siap saji, perlengkapan anak (kids ware), family kit, peralatan dapur, selimut, sandang anak, hingga tenda keluarga dan tenda serbaguna.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tasikmalaya, Indah Nali Hati, mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan data dari BPBD. Namun, prioritas diberikan kepada warga dengan kondisi paling parah.
“terus kami salurkan. Prioritas untuk rumah rusak berat. Tapi insyaAllah semua yang terdampak akan dibantu,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Penyaluran tahap awal menyasar tiga kecamatan terdampak cukup serius, yakni Tamansari, Purbaratu, dan Tawang.
Distribusi akan terus berlanjut ke wilayah lain, dengan harapan bantuan tidak sekadar datang—tapi juga tepat waktu.
“Besok kami lanjutkan ke lokasi lainnya. Harapannya warga bisa segera terbantu,” terang Indah.
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menyampaikan apresiasi atas percepatan bantuan yang mulai turun ke lapangan.
Baca Juga:Banjir Cikalang Kota Tasikmalaya Rendam Puluhan Rumah, Viman Siapkan SolusiLampu Merah Padam, Wali Kota Tasikmalaya Ikut Menyala!
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut mendorong distribusi bantuan, termasuk dukungan dari pusat.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Termasuk senator Komeng yang ikut berkoordinasi dengan Kemensos,” tutur Diky.
Meski bantuan mulai disalurkan, pemerintah daerah masih berpacu dengan waktu untuk merampungkan data korban terdampak.
Data tersebut menjadi kunci untuk pengajuan bantuan lanjutan ke pemerintah pusat.
“Data masih terus kami lengkapi. Mudah-mudahan Senin sudah rampung, agar bisa segera diusulkan kembali ke Kemensos,” jelasnya.
Seperti diketahui, bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Tasikmalaya pada 27–29 Maret 2026 menyisakan dampak cukup luas.
Mulai dari pohon tumbang, rumah rusak hingga roboh, hingga banjir yang merendam sejumlah titik.
