RADARTASIK.ID — Di tengah hiruk-pikuk kompetisi domestik, kabar membanggakan datang dari salah satu pilar lini belakang Persib Bandung.
Bek andalan Maung Bandung, Frans Putros, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya setelah Tim Nasional Irak memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.
Bagi Frans Putros, kelolosan ini bukan sekadar capaian olahraga.
Ini adalah momen bersejarah yang menyatukan kebanggaan pribadi, kebesaran sebuah bangsa, dan dukungan yang datang jauh dari rumah—dari ruang ganti Persib Bandung hingga tribun yang dipenuhi suara Bobotoh.
Baca Juga:Rindu GBLA Terbayar, Tiket Persib vs Bali United Resmi Dibuka untuk Bobotoh, Ini Daftar Harga Tiket PersibJulio Cesar Kembali, Benteng Persib Bandung Siap Hadapi “Final” di Padang di Pekan ke-26
Kepastian lolosnya Irak didapat seusai kemenangan dramatis 2-1 atas Bolivia pada partai final play-off antarbenua di Stadion BBVA Monterrey, Meksiko, Rabu, 1 April 2026.
Hasil itu menandai kembalinya Singa Mesopotamia ke panggung tertinggi sepak bola dunia setelah penantian empat dekade.
Terakhir kali Irak tampil di Piala Dunia adalah pada edisi 1986, juga di Meksiko.
Kini, 40 tahun berselang, sejarah itu kembali terulang—dan Putros menjadi bagian dari generasi yang menghidupkan kembali mimpi bangsa.
Bek kelahiran Denmark berdarah Irak itu mengaku sangat tersentuh oleh gelombang dukungan yang datang bukan hanya dari negaranya, tetapi juga dari keluarga besar Persib dan para Bobotoh di Bandung.
“Terima kasih banyak atas dukungannya,” ujar Frans Putros.
“Saya sangat bahagia. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya pribadi dan seluruh rakyat Irak,” kata dia.
“Dukungan dari teman-teman dan Bobotoh di Bandung sangat berarti besar bagi saya,” kata Frans Putros.
Baca Juga:Thom Haye Pastikan Persib Siap Tempur Lawan Semen Padang, Modal Skuad Bojan Hodak Kian LengkapIvar Jenner Menemukan Panggung Baru di Banten: Menit Bermain, Mimpi Besar dan Jalan Kembali ke Eropa
Pernyataan itu menggambarkan betapa erat hubungan emosional yang terjalin antara pemain dan lingkungan klub.
Di Bandung, Putros tak hanya menemukan tim, tetapi juga rumah kedua yang ikut merayakan salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.
Kelolosan Irak juga membuka peluang istimewa bagi Persib Bandung.
Frans Putros berpotensi menjadi pemain aktif pertama Maung Bandung yang tampil di putaran final Piala Dunia saat masih berstatus sebagai pemain klub tersebut.
Jika itu terwujud, namanya akan tercatat dalam lembar sejarah Persib Bandung, sekaligus mempertegas posisi klub sebagai salah satu kekuatan sepak bola nasional yang melahirkan pemain bertaraf dunia.
