“PKL tetap bisa ada, tapi ditata. Lampu juga diperbaiki. Sayang kalau dibiarkan begini,” kata Rina.
Sementara Andi menekankan pentingnya konsistensi.
“Jangan cuma bagus di awal. Harus dijaga. Kalau tidak, ya begini lagi,” jelasnya.
Jalan KHZ Mustofa kini menjadi cermin klasik wajah kota: sempat bersolek, lalu lupa merawat.
Baca Juga:Jenazah Pria Ditemukan di Kamar Mandi Dadaha Kota TasikmalayaAlarm Kerja Nyata PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya dari Ono Surono
Julukan “Malioboro Kota Tasikmalaya” mungkin belum dicabut, tapi cahayanya jelas mulai redup—dan publik mulai bertanya, siapa yang memadamkannya? (ayu sabrina barokah)
