Hujan Ekstrem Sore Hari, Jalur Pusat Pertokoan di Kota Tasikmalaya Banjir Genangan

banjir di pusat Kota Tasikmalaya saat hujan deras
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto turun langsung membantu motor yang mogok dan mengatur arus lalu lintas saat banjir genangan di Perempatan Nagarawangi Tugu Asmaul Husna, Kamis (2/4/2026) malam. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir kembali “mengguyur tanpa permisi” wilayah Kota Tasikmalaya, Kamis (2/4/2026) sore.

Sejak pukul 16.00 WIB, intensitas hujan tinggi langsung memicu rentetan bencana, dari genangan air di belasan titik, pohon tumbang, hingga rumah ambruk dan tersambar petir.

Fenomena yang terbilang “unik tapi ironis” terjadi di pusat kota. Genangan air justru mendominasi kawasan perkotaan, bukan pinggiran.

Baca Juga:Viman Tegaskan IPM Kota Tasikmalaya 2025 Naik, Tapi Kemiskinan Masih Jadi PR BesarTHR ASN Kota Tasikmalaya Sudah Cair Penuh, Tapi Tunda Bayar Rp 12,6 Miliar Masih Membayangi

Pantauan di sepanjang Jalan KHZ Mustofa, Kecamatan Cihideung, setidaknya terdapat lebih dari tiga titik genangan yang cukup parah.

Mulai dari Perempatan Nagarawangi Tugu Asmaul Husna, Simpang Tiga Jalan Terusan BCA, hingga kawasan setelah Plaza Asia menuju Padayungan.

Di titik ini, air bahkan sempat mencapai setinggi lutut orang dewasa, membuat kendaraan mogok dan lalu lintas lumpuh sementara.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto turun langsung ke lapangan. Ia mengatur arus lalu lintas bersama personel TNI-Polri dan warga yang bahu membahu mengurai kemacetan.

“Memang curah hujan tinggi, sehingga di beberapa ruas jalan menimbulkan genangan. Di Perempatan Nagarawangi ini tadi cukup parah, banyak kendaraan mogok. Ditambah sampah yang terbawa air, memperparah kondisi,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan dilakukan cepat dengan melibatkan berbagai unsur.

“Kami dari Polres dibantu Kodim, Babinsa, dan warga. Bahkan anak-anak juga ikut membantu. Alhamdulillah sekitar pukul 18.35 WIB air mulai surut dan jalan sudah bisa dilalui,” katanya.

Ia menambahkan, dari hasil pemantauan sementara terdapat sekitar enam titik banjir lintasan di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Jenazah Pria Ditemukan di Kamar Mandi Dadaha Kota TasikmalayaAlarm Kerja Nyata PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya dari Ono Surono

“Ini murni karena curah hujan tinggi. Tapi ini juga jadi evaluasi ke depan, agar saat hujan besar kita bisa antisipasi lebih awal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Tasikmalaya Harisman mengungkapkan, berdasarkan data hingga pukul 18.13 WIB, dampak cuaca ekstrem tersebar di berbagai wilayah.

Untuk kejadian pohon tumbang, tercatat terjadi di Gunung Ranji, Kelurahan Karsamenak. Pohon tersebut sempat menimpa rumah warga dan menutup akses jalan.

0 Komentar