Menurut pelatih berusia 79 tahun itu, proses kebangkitan tidak akan mudah. Namun, ia tetap optimistis bahwa krisis ini bisa menjadi titik awal perubahan besar jika ditangani dengan serius.
“Ini akan sangat sulit untuk bangkit dari situasi ini, tetapi saya percaya ini bisa menjadi awal dari pembaruan yang sesungguhnya,” pungkasnya.
Seiring meningkatnya tekanan dari berbagai pihak, pernyataan Capello semakin memperkuat gelombang tuntutan perubahan di tubuh sepak bola Italia.
Baca Juga:Italia Tak Lolos ke Piala Dunia, Presiden Napoli Minta Tim Serie A Dikurangi Jadi 16 TimMoratti: Tak Ada Gunanya Gattuso Memikul Tanggung Jawab Melebihi Kemampuannya
Kritik yang datang tidak lagi bersifat sporadis, melainkan sudah menjadi suara kolektif dari para tokoh penting yang menginginkan reformasi total.
Kini, semua mata tertuju pada langkah yang akan diambil oleh federasi. Apakah akan ada keberanian untuk melakukan perombakan besar, atau justru mempertahankan struktur yang ada di tengah krisis yang kian dalam.
Yang jelas, tanpa perubahan signifikan, Italia berisiko terus terpuruk dan semakin jauh dari level elite sepak bola dunia.
