Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia, Sandro Sabatini: Bastoni Akan Memikul Tanggung Jawab yang Sangat Lama

Alessandro Bastoni
Alessandro Bastoni Foto: Tangkapan layar X
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kegagalan Italia kembali lolos ke Piala Dunia memicu gelombang kritik tajam dari berbagai pihak.

Salah satu suara paling keras datang dari jurnalis Italia, Sandro Sabatini, yang menilai eliminasi kali ini sebagai pukulan memalukan sekaligus cerminan krisis mendalam dalam sepak bola Italia.

Menurutnya, ini bukan sekadar kegagalan biasa. Ini adalah pengulangan dari mimpi buruk yang terus terjadi.

Baca Juga:Gattuso Minta Maaf Italia Gagal Lolos ke Piala DuniaAS Roma Minta Dybala Turun Gaji, Randal Kolo Muani Ngotot Kembali ke Juventus

Italia kembali tersingkir di babak play-off, kali ini dengan cara yang paling menyakitkan: adu penalti.

Momen yang selama ini lebih sering menghadirkan luka daripada kebahagiaan bagi Gli Azzurri kembali menjadi penentu nasib.

Menurut Sabatini, saat ini bukan lagi waktunya mencari kambing hitam secara emosional, melainkan menyadari realitas pahit yang ada.

Italia, negara dengan empat gelar juara dunia, kini bahkan tak mampu lolos ke turnamen yang akan diikuti 48 tim.

“Ini kenyataan yang sulit diterima. Kita adalah negara besar dalam sepak bola, tetapi gagal lolos tiga kali berturut-turut. Ini sesuatu yang bahkan jarang terjadi pada tim-tim kelas menengah,” tulisnya dalam analisis tajam.

Kritik tersebut tidak berhenti di situ. Ia menegaskan bahwa sudah terlalu sering publik mendengar alasan yang sama berulang kali.

Kini, menurutnya, perubahan total adalah satu-satunya jalan keluar. Reformasi menyeluruh harus dilakukan, baik dari sisi teknis maupun struktural.

Baca Juga:Tak Mau Jadi Cadangan di Barcelona, Juventus dan AC Milan Siap Tampung Robert LewandowskiInzaghi Ajak Acerbi Pindah ke Arab Saudi: Al Hilal Siapkan Kontrak Dua Tahun

“Harus ada yang mundur, dan harus ada yang maju dengan ide-ide baru. Tidak bisa lagi mempertahankan sistem yang jelas-jelas gagal,” tegasnya.

Dalam pertandingan melawan Bosnia, satu momen krusial menjadi sorotan utama: kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni.

Sabatini menilai insiden tersebut sebagai titik balik yang menentukan jalannya laga.

Ia menyebut Bastoni akan memikul beban berat atas kejadian itu dalam waktu yang lama karena bermain dengan 10 orang membuat Italia kehilangan keseimbangan dan membuka jalan bagi Bosnia untuk bangkit.

“Bastoni mau tidak mau harus hidup lama dengan tanggung jawab atas apa yang terjadi: kartu merahnya jelas memengaruhi jalannya pertandingan Italia dan menjadi beban berat dalam tersingkirnya tim,” tulisnya.

0 Komentar