RADARTASIK.ID – Tim nasional Italia kembali harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari babak play-off dan dipastikan absen di Piala Dunia untuk edisi ketiga secara beruntun.
Kekalahan dramatis dari Bosnia lewat adu penalti menjadi penutup perjalanan pahit Gli Azzurri menuju ajang sepak bola terbesar dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Italia sempat membuka keunggulan melalui gol cepat Moise Kean, namun, situasi berubah drastis setelah Alessandro Bastoni diganjar kartu merah pada menit ke-42 babak pertama, memaksa Italia bermain dengan 10 orang hingga akhir laga.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bosnia untuk terus menekan.
Baca Juga:AS Roma Minta Dybala Turun Gaji, Randal Kolo Muani Ngotot Kembali ke JuventusTak Mau Jadi Cadangan di Barcelona, Juventus dan AC Milan Siap Tampung Robert Lewandowski
Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di menit-menit akhir waktu normal lewat gol Tabakovic yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Meski dalam kondisi timpang, Italia tetap mampu menciptakan beberapa peluang emas, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat semuanya terbuang sia-sia.
Drama pun berlanjut ke babak adu penalti. Di momen krusial tersebut, kegagalan Pio Esposito dan Bryan Cristante menjadi penentu.
Bosnia tampil lebih tenang dan akhirnya menang dengan skor 5-2 dalam adu tos-tosan, sekaligus memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Gennaro Gattuso.
Selain gagal memenuhi target utama, hasil ini memperpanjang catatan buruk Italia yang untuk ketiga kalinya secara beruntun absen dari Piala Dunia—sebuah situasi yang sebelumnya sulit dibayangkan bagi salah satu raksasa sepak bola dunia.
Usai pertandingan, Gattuso tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Berbicara kepada media, ia menilai hasil tersebut terasa tidak adil jika melihat performa timnya di lapangan.
“Hari ini para pemain tidak pantas mendapatkan kekalahan seperti ini. Kami bermain dengan 10 orang, tetapi tetap mampu menciptakan tiga peluang besar. Mereka hampir tidak memberikan ancaman berarti kepada kami,” ujar Gattuso.
Baca Juga:Inzaghi Ajak Acerbi Pindah ke Arab Saudi: Al Hilal Siapkan Kontrak Dua TahunDirtek Mesir Beri Sinyal Mohamed Salah Pulang ke Serie A: Inter Milan, Juventus dan AS Roma Siap Tampung
Ia mengakui hasil ini sangat menyakitkan, terutama karena harapan besar yang dibebankan kepada tim nasional.
Menurutnya, kegagalan ini bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga pukulan bagi seluruh ekosistem sepak bola Italia.
