“Ekspresi harus ramah, tutur kata sopan. Itu modal untuk menarik simpati masyarakat. Jangan galak di lapangan tapi berharap dipilih,” sindirnya.
Ia menambahkan, soliditas partai menjadi kunci. Tidak ada lagi ruang untuk ego sektoral antar pengurus. Semua harus bergerak dalam satu komando organisasi.
“Tidak usah bicara siapa paling hebat. Semua jalankan tugas sesuai keputusan partai. Komunikasi harus terbuka dari DPC sampai anak ranting,” jelasnya.
Baca Juga:37 Prajurit Kodim Tasikmalaya Naik Pangkat, Dandim: Jangan Sekadar SimbolKetika Damkar Kota Tasikmalaya Jadi Ojek Kemanusiaan, Ibu Hamil Diantar Pulang karena Habis Ongkos
Dengan legitimasi SK yang sudah dikantongi, DPC kini tak punya alasan untuk diam. Sebab dalam politik, yang tidak bergerak biasanya bukan kalah—tapi ditinggalkan.
Turut hadir dalam konsolidasi ini Anggota DPRD Jawa Barat, Arif Rachman dan lain sebagainya. (rezza rizaldi)
