Alarm Kerja Nyata PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya dari Ono Surono

konsolidasi internal PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya 2026
Konsolidasi internal sekaligus penyerahan SK DPP PDI Perjuangan kepada DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya di Aula Kantor Kesbangpol Kecamatan Cihideung, Rabu (1/4/2026) sore. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Konsolidasi internal sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) DPP PDI Perjuangan kepada DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya dilakukan di Aula Kantor Kesbangpol Kecamatan Cihideung, Rabu (1/4/2026) sore.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni organisasi.

Menurutnya, penyerahan SK untuk kepengurusan DPC periode 2025–2030 yang dipimpin Dodo Rosada harus menjadi titik awal kerja nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga:37 Prajurit Kodim Tasikmalaya Naik Pangkat, Dandim: Jangan Sekadar SimbolKetika Damkar Kota Tasikmalaya Jadi Ojek Kemanusiaan, Ibu Hamil Diantar Pulang karena Habis Ongkos

“Tujuan partai jelas, menyejahterakan rakyat. Jadi kader harus hadir setiap hari, membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, apalagi di kondisi yang tidak baik-baik saja seperti sekarang,” ujarnya kepada Radar.

Ia juga mengingatkan agar kader tidak tergoda euforia politik terlalu dini.

Instruksinya sederhana, tapi sering diabaikan: bekerja dulu, bukan sibuk menghitung kursi yang belum tentu diduduki.

“Pesta politik masih lama. Kerja saja dulu, berada di tengah rakyat,” katanya, sembari menyebut peluang penambahan kursi pada 2029 tetap terbuka.

Selain konsolidasi, kegiatan juga diisi dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat sekitar Kecamatan Cihideung—sentuhan sosial yang, jika konsisten, bisa lebih bermakna daripada sekadar baliho raksasa di pinggir jalan.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada, menyebut penyerahan SK langsung di tingkat PAC menjadi terobosan baru. Tidak lagi elitis di ruang rapat, tapi dibawa lebih dekat ke basis.

“Ini transformasi. Penyerahan SK sekarang langsung ke PAC, agar manfaatnya juga dirasakan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Baca Juga:Sekolah Rakyat di Kota Tasikmalaya Masih Abu, Lahan Baru Diurus 2027WFH ASN Kota Tasikmalaya Mulai Jumat Pekan Kedua April Tanggal 10, Layanan Tetap Jalan

Ia mengakui, target menambah kursi pada Pemilu 2029 menjadi pekerjaan rumah besar bagi kepengurusan baru. Namun, target itu bukan mimpi kosong—asal kerja partai tidak hanya berhenti di papan nama.

Dodo menegaskan, strategi utama dimulai dari evaluasi internal hingga ke tingkat ranting. Kepengurusan tidak boleh sekadar formalitas dalam SK, tapi harus benar-benar hidup di lapangan.

“Jangan sampai hanya nama di kertas. Kita akan cek langsung ke lapangan, apakah pengurus itu benar bekerja atau tidak,” tegasnya.

Selain itu, perubahan sikap kader juga menjadi sorotan. Menurutnya, politik bukan hanya soal program, tapi juga soal wajah—secara harfiah.

0 Komentar