Tiang Reklame Mengancam Keselamatan, Perlu Pemeriksaan Usai Cuaca Ekstrem

Tiang reklame ambruk kota tasikmalaya
Salah satu Reklame di Jalan HZ Mustofa dengan tiang lampu tak lagi presisi, Senin (29/3/2026).
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID—Cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini melanda Kota Tasikmalaya banyak merobohkan pepohonan di ruang publik. Di sisi lain, ancaman konstruksi reklame pun tidak bisa dikesampingkan.

Berkaca dari kejadian di Bandung, hujan deras yang disertai angin kencang membuat roboh tiang reklame jumbo. Hal itu menunjukkan bahwa cuaca ekstrem bisa merusak konstruksi besi tiang reklame.

Di Kota Tasikmalaya, banyak tiang reklame ukuran jumbo yang terpasang area lalu lalang kendaraan warga. Bahkan beberapa di antaranya mengalami kerusakan di bagian tiang lampu reklamenya.

Baca Juga:2026 Penuh Teriakan! Mulai Pencairan Proyek Sampai Urusan THRAktivis Mahasiswa di Tasikmalaya Pilih Penampungan Sampah Jadi Tempat Pengukuhan

Salah seorang warga Kawalu, Ardiansyah (37) mengatakan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir memang sangat mengkhawatirkan. Dalam kondisi itu, dia biasanya memilih berteduh di tempat aman seperti teras bangunan toko dan sejenisnya. “Sangat menghindari pohon besar dan tiang baliho (reklame), takut roboh,” ujarnya.Mengenai tiang reklame, dirinya percaya pemasangannya dilakukan oleh orang-orang profesional. Namun seiring berjalannya waktu apalagi setelah diterpa angin kencang, sangat mungkin ada perubahan kondisi. “Sekali atau dua kali bisa saja kelihatan masih tegak dan kokoh, kan kita tidak tahu kondisinya setelah itu apa betul-betul masih kuat,” ucapnya.

Berkaitan bencana alam, Ketua Forum Silaturahmi (Forsil) RT RW Deden Tazdad mengapresiasi respons pemerintah dalam melakukan penanggulangan. Di mana petugas dari berbagai instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan gerak cepat menangani dampak bencana. “Alhamdulillah, kita lihat respons dari pemerintah dalam hal ini cukup cepat,” ujarnya.

Termasuk dalam memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. Menurutnya hal itu juga menjadi langkah yang tidak bisa dipandang sepele.

Di samping itu, upaya pencegahan pun harus diperhatikan. Selama ini mitigasi yang paling terlihat yakni pemangkasan pohon. Sedangkan untuk objek yang bersifat konstruksi relatif tidak terdengar pemeriksaan atau pemeliharaannya. “Dari mulai tiang reklame, tiang listrik, tiang telekomunikasi sampai tiang kabel telekomunikasi, karena kemarin juga ada reklame kedai bakso di Jalan BKR yang roboh,” terangnya.

0 Komentar