Porsivitas Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya Resmi Dimulai

porsivitas
Para kepala sekolah SD se-Kecamatan Cihideung melepaskan balon ke udara sebagai simbol telah dibukanya Porsivitas 2026. (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cihideung resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga, Seni, dan Kreativitas (Porsivitas) 2026 yang dilaksanakan di Komplek SDN Nagarawangi, Selasa (31/3/2026).

Tema yang diangkat Porsivitas 2026 adalah Ekspresikan Bakatmu, Bersatu Dalam Sportivitas, Berkarya Dalam Kreativitas Menuju Prestasi Gemilang.

Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan representasi dari keberagaman kategori lomba yang disuguhkan. Mulai dari pelestarian budaya dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), asah estetika di Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), ketangkasan fisik melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), hingga pendalaman nilai religi di ajang Pentas PAI.

Baca Juga:Di Kota Tasikmalaya Sampah Seperti Ikut Lebaran, Armada Ditambah, Kadis Sudah Baru, Lalu Apa Masalahnya?Suara yang Sempat Menggema, Lalu Menghilang!

Ketua Pelaksana Porsivitas 2026, Utep Tutang Sutama SPd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 siswa dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Cihideung, baik negeri maupun swasta yang berlangsung dari tanggal 1 – 16 April 2026.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyeleksi bibit unggul yang nantinya akan mewakili Kecamatan Cihideung di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya kepada radar usai acara.

Selain fokus pada prestasi siswa, K3S Kecamatan Cihideung juga melakukan terobosan baru dengan menyelenggarakan kompetisi Guru Berprestasi.

Langkah inovatif ini diambil untuk memberikan ruang bagi para pendidik dalam mengekspresikan kompetensi profesional mereka. Menariknya, hingga saat ini, Cihideung tercatat sebagai satu-satunya kecamatan di Kota Tasikmalaya yang telah mengimplementasikan kompetisi guru tersebut.

Utep memaparkan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Dengan adanya kompetisi tingkat kecamatan, koordinasi dan penunjukan delegasi untuk level yang lebih tinggi akan menjadi lebih sistematis dan objektif.

​”Ketika ada perlombaan di BBGTK Jabar kayak pembelajaran inovatif, kan dinas bingung siapa perwakilannya. Jadi kalau nanti ketika BBGTK ada lomba-lomba lagi kita sudah siap,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia merinci bahwa kompetisi Guru Prestasi ini terbagi ke dalam dua kategori utama, yakni Tranformatif dan Dedikatif.

Baca Juga:Pemkot Tasikmalaya Klaim Mendapat Apresiasi atas Penundaan THR ASN!Diduga Pikun, Lansia Tewas Tersambar Kereta Api Argo Wilis di Perlintasan Garut

​”Tapi testingnya bukan tes tulis, guru itu membuat video pembelajaran terus diupload ke Youtube,” ujarnya.

Utep berharap melalui integrasi lomba bagi siswa dan guru ini, Porsivitas 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi rutin, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas ekosistem pendidikan di Kecamatan Cihideung secara menyeluruh. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar