Pelatih Bosnia Pakai Jurus Mourinho saat Lawan Italia: Kami Akan Parkir Bus di Depan Gawang 

Sergej Barbarez
Sergej Barbarez Foto: Tangkapan layar Instagram@sergej.barbarez.official
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, menegaskan timnya siap menghadapi duel krusial melawan Italia dalam final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, ia mengisyaratkan pendekatan taktis pragmatis, bahkan menyebut strategi ala José Mourinho sebagai opsi yang bisa diterapkan.

Barbarez menyadari betapa besar tekanan dalam laga ini karena pertandingan tersebut sangat penting, bukan hanya bagi Italia, tetapi terlebih lagi bagi Bosnia.

Baca Juga:AC Milan Rayu Vlahovic Tinggalkan Juventus: Tawari Gaji Rp110 MiliarPato Tertawa Lihat Paolo Maldini Jadi Model: Dia Dulu Tak Pernah Berhenti Berlatih

Menurutnya, dari sudut pandang negaranya, laga ini memiliki arti yang jauh lebih besar karena menjadi kesempatan emas untuk melangkah ke panggung dunia.

“Kami tahu ini pertandingan yang sangat penting untuk Italia, tetapi bagi kami bahkan lebih penting lagi,” ujar Barbarez.

“Ini tentang kebanggaan negara dan kesempatan besar yang tidak datang setiap saat,” tegasnya.

Pelatih berusia 52 tahun itu juga memastikan kondisi skuadnya secara umum dalam keadaan baik.

Ia hanya bercanda soal dirinya sendiri yang mengalami masalah suara setelah laga sebelumnya di Wales.

Pertandingan yang harus ditentukan lewat adu penalti itu diakuinya cukup menguras tenaga, namun timnya kini sudah pulih dan siap tempur.

“Para pemain saya dalam kondisi baik. Satu-satunya yang tidak baik adalah saya, karena kehilangan suara setelah laga di Wales,” katanya.

Baca Juga:Enzo Bucchioni: Fans Juventus Tak Senang Locatelli Gabung Geng Inter di Timnas ItaliaCarlos Augusto Minta Naik Gaji, Inter Milan Buka Peluang Barter Pemain dengan AS Roma

“Pertandingan itu sangat melelahkan, tetapi kami senang bisa lolos dan punya waktu untuk memulihkan diri,” lanjutnya.

Barbarez menekankan bahwa kekuatan utama timnya terletak pada kerja keras dan kemampuan berlari sepanjang pertandingan.

Ia berharap para pemainnya mampu menjaga intensitas hingga menit akhir, sesuatu yang dinilainya krusial untuk meredam kekuatan Italia.

Saat ditanya soal lawan, Barbarez memilih tidak banyak berkomentar. Ia menyebut Italia sebagai tim yang selalu bisa memberi kejutan, bahkan ketika sudah dipelajari dengan sangat detail.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya memiliki beberapa rencana permainan sekaligus.

“Kami harus punya rencana A, B, bahkan C. Detail kecil akan sangat menentukan. Kami harus bermain dengan berani dan tanpa rasa takut,” ujarnya.

0 Komentar