“Saya sudah melakukan pembicaraan intensif dengan klub-klub dari lima liga top Eropa. Saya selalu menegaskan bahwa pemain kami memiliki klausul pelepasan bernilai tinggi dan kebijakan klub adalah memaksimalkan nilai mereka,” jelasnya.
Menurut Mijatovic, penjualan Kostić dengan nilai tersebut bisa menjadi preseden berbahaya bagi masa depan klub.
Ia khawatir hal itu akan menurunkan persepsi pasar terhadap nilai pemain muda Partizan.
Baca Juga:Dzeko: Salah Besar Jika Italia Lebih Takut Bertemu Wales dibandingkan BosniaPelatih Bosnia Pakai Jurus Mourinho saat Lawan Italia: Kami Akan Parkir Bus di Depan Gawang
“Saya yakin keputusan ini menciptakan preseden yang berbahaya dan akan berdampak negatif terhadap persepsi nilai pemain muda kami di pasar transfer,” paparnya.
Tak butuh waktu lama, pihak manajemen Partizan langsung memberikan tanggapan atas pernyataan keras tersebut.
Dalam rilis resmi, klub menyatakan akan memberikan klarifikasi lengkap dalam waktu dekat, sekaligus menyinggung peran Mijatovic di masa lalu.
“Kami akan memberikan jawaban rinci atas semua tuduhan yang disampaikan. Pada saat yang sama, kami juga akan menjelaskan peran sebelumnya, dukungan yang pernah diberikan, serta beberapa masalah yang muncul akibat keputusan dan hasil olahraga,” tulis pernyataan klub.
Manajemen juga menegaskan bahwa saat ini fokus utama mereka adalah memenuhi kewajiban administratif, termasuk proses monitoring dari UEFA yang memiliki tenggat waktu ketat.
Situasi ini memperlihatkan adanya retakan serius di internal Partizan, tepat di saat klub tengah berupaya menjaga stabilitas.
Sementara itu, di sisi lain, Milan tampaknya berhasil mengamankan salah satu talenta muda potensial Eropa dengan harga yang relatif terjangkau, meski diiringi kontroversi besar di klub asal sang pemain.
