TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM — Upaya pencarian korban hanyut di Sungai Cilamajang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya diduga menemui titik terang.
Tim SAR gabungan sempat menerima laporan mengenai penemuan sesosok jenazah di aliran Sungai Ciwulan, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa sore (31/3/2026).
Informasi itu datang dari warga Kampung Mekarsari, Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabapaten Tasikmalaya.
Baca Juga:Antisipasi Cuaca Ekstrem, Reklame Jumbo di Kota Tasikmalaya Dipantau KetatPerbaikan Tembok Stadion Wiradadaha Dikebut, Kota Tasikmalaya Kejar Waktu
Lokasi penemuan berada di hilir, mengingat Sungai Cilamajang bermuara ke Sungai Ciwulan.
Jenazah pria tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.
Hingga pukul 19.45 WIB, proses identifikasi masih berlangsung oleh tim Inafis kepolisian.
Plt Kalak BPBD dan Damkar Kota Tasikmalaya, Hanafi, membenarkan penemuan tersebut. Namun, pihaknya belum berani memastikan identitas korban.
“Sudah ditemukan, sekarang posisinya di rumah sakit. Tapi kami belum berani memastikan A1 identitasnya,” ujar Hanafi.
Ia menjelaskan, kondisi jenazah sudah sulit dikenali secara fisik. Pembusukan yang cukup parah membuat identifikasi visual tidak memungkinkan.
“Secara fisik sudah membengkak, bahkan bagian wajah sudah sulit dikenali. Karena itu, identifikasi mengandalkan metode lain seperti sidik jari oleh Inafis Polres Tasikmalaya Kota,” katanya.
Baca Juga:Isu Kenaikan BBM 1 April Mencuat, Hiswanamigas Priangan Timur: Warga Jangan TerpancingBuruh Terbawa Arus Sungai di Kota Tasikmalaya, Korban Belum Ditemukan
Meski demikian, Hanafi menyebut ada kemiripan ciri-ciri dengan korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut. Namun kepastian tetap menunggu hasil resmi dari kepolisian.
“Indikasi ada, tapi kami tidak ingin berspekulasi. Kita tunggu hasil identifikasi resmi,” tegasnya.
Sementara itu, aparat juga masih menelusuri laporan orang hilang di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya guna mencocokkan data.
Sebelumnya diberitakan, seorang buruh bernama Eko Suhari (25) dilaporkan hanyut di Sungai Cilamajang, Kampung Tanjung, Kecamatan Kawalu, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapolsek Kawalu, AKP Yusuf Setyanto, menyebut korban diduga terpeleset saat memperbaiki pipa di atas tanggul sempit selebar 40 sentimeter, di tengah hujan deras dan arus sungai yang meningkat.
“Korban diduga terpeleset lalu jatuh ke sungai dan langsung terbawa arus. Saksi sempat mendengar teriakan minta tolong, namun tidak sempat tertolong,” ujarnya.
Pencarian telah dilakukan sejak hari kejadian oleh tim gabungan dari kepolisian, BPBD, dan relawan. Namun derasnya arus dan kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri.
