Gattuso Tak Percaya Bosnia Pakai Jurus Parkir Bus: Pelatih Mereka Pintar Bermain Poker

Gennaro Gattuso
Gennaro Gattuso Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso, angkat bicara jelang laga penentuan melawan Bosnia-Herzegovina dalam final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026, pada Rabu 1 April dini hari WIB.

Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Gattuso menyoroti tekanan besar yang dihadapi timnya, sekaligus merespons wacana taktik “parkir bus” yang sempat dilontarkan pelatih lawan.

Gattuso menegaskan bahwa pertandingan seperti ini adalah momen yang hidup bagi setiap pesepak bola.

Baca Juga:Dzeko: Salah Besar Jika Italia Lebih Takut Bertemu Wales dibandingkan BosniaPelatih Bosnia Pakai Jurus Mourinho saat Lawan Italia: Kami Akan Parkir Bus di Depan Gawang 

Menurutnya, ketegangan yang terasa menjelang laga justru menjadi energi tambahan yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain.

“Saya pikir siapa pun yang bermain sepak bola hidup untuk malam seperti ini. Ketika ada rasa tegang, itu hal yang bagus. Kami mempertaruhkan banyak hal dan kami menyadarinya. Sudah dua Piala Dunia kami tidak ikut, jadi besok kami butuh energi besar,” ujar Gattuso dikutip dari Calciomercato.

Italia memang berada dalam tekanan setelah absen di dua edisi Piala Dunia terakhir. Karena itu, laga ini menjadi krusial untuk mengembalikan reputasi mereka sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia.

Gattuso juga mengakui sejak awal dirinya merasakan tanggung jawab besar sebagai pelatih Gli Azzurri. Namun, ia berharap tekanan tersebut bisa diubah menjadi motivasi positif bagi tim.

“Tanggung jawab ini sudah saya rasakan sejak hari pertama. Saya harap bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang positif. Saya harus menularkan kepercayaan diri, karena kami punya peluang untuk mencapai target,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa performa tim secara keseluruhan menunjukkan peningkatan, meski mungkin tidak selalu tampil indah secara permainan.

Bagi Gattuso, yang terpenting adalah mentalitas, kerja keras, dan kemampuan bertahan dalam situasi sulit—nilai-nilai yang sudah menjadi bagian dari sejarah panjang Italia.

Baca Juga:AC Milan Rayu Vlahovic Tinggalkan Juventus: Tawari Gaji Rp110 MiliarPato Tertawa Lihat Paolo Maldini Jadi Model: Dia Dulu Tak Pernah Berhenti Berlatih

“Kalau kami tidak selalu tampil indah, itu bukan masalah. Sejarah kami menunjukkan bahwa dengan mentalitas, kemauan, dan kemampuan untuk menderita, kami bisa mencapai hal-hal yang tak terduga,” tambahnya.

Terkait komentar pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, yang menyebut kemungkinan menggunakan taktik “parkir bus”, Gattuso menanggapinya dengan santai.

0 Komentar