Liga Jabar Istimewa 2026 Siap Digelar di Kota Tasikmalaya, Utamakan Pembinaan dengan Format Unik

Liga Jabar Istimewa Kota Tasikmalaya 2026
Tim Asosiasi PSSI Kota Tasikmalaya saat rapat merumuskan Liga Jabar Istimewa 2026, beberapa waktu lalu. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Asosiasi PSSI Kota Tasikmalaya mulai mematangkan persiapan menghadapi gelaran Liga Jabar Istimewa yang dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026.

Kompetisi ini menjadi panggung pembinaan usia dini, sekaligus ajang “unjuk gigi” talenta sepak bola di Kota Tasikmalaya.

Ketua Asosiasi PSSI Kota Tasikmalaya, H Wahid, mengatakan pihaknya telah menggelar workshop sebagai langkah awal menyambut kompetisi yang digagas Asprov PSSI Jawa Barat tersebut.

Baca Juga:Sampah Lebaran Menggunung, Kritik Manajemen Talenta Pemkot Tasikmalaya MenguatHalal Bihalal Sambil Jelaskan Mengapa Kota Tasikmalaya Hindari Utang dan Pilih Perkuat Keuangan Daerah

“Sudah kita bahas di workshop. Ini Liga Jabar Istimewa, dan Kota Tasikmalaya tentu ikut ambil bagian,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Dalam kompetisi ini, terdapat empat kategori usia yang dipertandingkan, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-19. Namun, Askot tidak memaksa seluruh anggota untuk mengikuti semua kategori.

“Minimal tiap anggota harus ikut tiga kategori. Tidak harus semuanya,” terang Wahid.

Dari total 26 anggota PSSI Kota Tasikmalaya, ditambah Persikotas yang berafiliasi dengan Asprov, diharapkan bisa turut serta setelah melengkapi administrasi.

Menariknya, format pertandingan untuk kelompok usia dini alias grass root dibuat berbeda.

Untuk kategori U-10 dan U-12, pertandingan menggunakan lapangan kecil dengan sistem 7 lawan 7. Bahkan, seluruh pemain wajib mendapatkan menit bermain.

“Setengah babak harus diganti semua. Jadi tidak ada pemain yang cuma jadi penonton. Semua harus main,” ucapnya, menyentil pola lama yang kerap hanya mengandalkan pemain ‘jadi’.

Baca Juga:Kota Tasikmalaya Dikepung Bencana, Bantuan Komeng Jadi Oase di Tengah Seret AnggaranPadel Tarkam Vol.1 di Kota Tasikmalaya Khusus Internal, Hadiah Jutaan Menggiurkan

Sementara itu, untuk kategori U-14 dan U-19, pertandingan menggunakan lapangan besar dengan sistem normal seperti kompetisi pada umumnya.

Dalam hal sistem kompetisi, tidak ada gelar juara di tingkat kota. Sebagai gantinya, lima tim terbaik dari Kota Tasikmalaya akan lolos ke tahap berikutnya.

“Jadi bukan juara kota, tapi lima terbaik yang maju. Nanti lanjut ke zona wilayah seperti Priangan Timur, sebelum ke tingkat Jawa Barat,” jelasnya.

Di tingkat wilayah, tim-tim akan bersaing dalam format grup hingga menyisakan wakil terbaik untuk melaju ke level provinsi.

Tak hanya soal format, durasi pertandingan pun diatur ketat, khususnya untuk pemain usia dini. Dalam sehari, anak-anak tidak boleh bermain lebih dari satu jam.

0 Komentar