TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang lebih menitikberatkan pada perbaikan tata kelola keuangan dan penguatan kinerja aparatur, saat Apel Akbar Gabungan dan Halal Bihalal di Bale Kota, Senin (30/3/2026).
Viman menyoroti kondisi fiskal daerah yang masih dalam tahap penyesuaian di awal tahun anggaran.
Ia menyebut, strategi yang diambil bukan jalan pintas dengan utang, melainkan mengatur ritme keuangan agar tetap “waras di tengah tekanan”.
Baca Juga:Kota Tasikmalaya Dikepung Bencana, Bantuan Komeng Jadi Oase di Tengah Seret AnggaranPadel Tarkam Vol.1 di Kota Tasikmalaya Khusus Internal, Hadiah Jutaan Menggiurkan
“Keuangan daerah di triwulan awal ini masih terbatas. Transfer pusat belum maksimal, PAD juga masih bergerak. Maka strategi kita adalah tidak meminjam, karena kita masih mampu bertahan,” ujarnya.
Ia mengakui, sejumlah kebijakan seperti penyesuaian pencairan THR dan tunjangan menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas kas daerah.
Bukan tanpa risiko, tetapi dianggap langkah realistis ketimbang terjebak cicilan utang di kemudian hari.
Nada optimisme pun disisipkan, meski dengan diksi yang terasa ‘menyentil’.
Menurutnya, beberapa daerah lain yang sudah lebih dulu mengambil pinjaman kini justru mulai merasakan beban bunga dan cicilan.
“Kita bukan anti pinjaman, tapi harus terukur. Jangan sampai hari ini terlihat gagah, tapi besok megap-megap bayar cicilan,” katanya.
Lebih jauh, Viman menargetkan pada 2027 mendatang, struktur belanja pegawai bisa ditekan di kisaran 30 persen, sekaligus menghindari tunda bayar dan menekan defisit agar semakin kecil.
Baca Juga:Tekan Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Strategi Khusus: TPP ASN Akan Dikurangi? Sisa THR ASN Kota Tasikmalaya Cair Awal April, OPD Segera Lakukan Pengajuan
Ia juga memastikan, isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal bagi PPPK tidak akan terjadi.
Penataan pegawai, kata dia, tetap mengacu pada kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan riil pelayanan.
“Tidak ada PHK massal. Kita hitung betul kebutuhan dan kemampuan. Ini soal memanusiakan manusia, bukan sekadar angka di laporan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Viman turut mengapresiasi kinerja ASN selama Ramadan, termasuk respons cepat menghadapi cuaca ekstrem yang sempat melanda Kota Tasikmalaya.
Ia meminta semangat pelayanan tetap dijaga, bahkan ditingkatkan di bulan Syawal.
Namun di balik suasana halal bihalal yang hangat, pesan yang dibawa cukup dingin: birokrasi tak boleh lagi sekadar sibuk menyerap anggaran tanpa melihat hasil.
