Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata dia, tidak ada motif khusus antara korban dan pelaku. Keduanya bahkan tidak saling mengenal sebelumnya.
Insiden itu murni dipicu oleh pelaku yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras, sehingga bertindak emosional dan marah-marah kepada pengunjung.
“Mereka tidak saling kenal. Korban merupakan pendatang atau pengunjung wisata. Jadi, kejadian itu lebih karena pelaku dalam pengaruh minuman keras,” pungkasnya. (ujg)
